- Menangis saat ziarah kubur diperbolehkan secara Islam selama tangisan tidak berlebihan seperti meratap atau menjerit.
- Fokus utama ziarah kubur adalah mendoakan ampunan bagi jenazah muslim, dengan posisi utama menghadap kiblat saat berdoa.
- Adab ziarah meliputi mengucapkan salam, tidak menginjak makam, membaca surat pendek, serta menghormati suasana pemakaman.
Suara.com - Tak sedikit orang datang untuk ziarah kubur dengan niat sederhana: mendoakan. Namun, di tengah doa-doa itu, air mata kadang jatuh tanpa bisa dicegah.
Di titik ini, banyak yang bertanya dalam hati: sebenarnya, bolehkah menangis di makam saat ziarah kubur menurut Islam? Atau justru air mata itu dianggap tidak pantas dalam ibadah?
Bolehkah Menangis di Makam saat Ziarah Kubur?
Ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW sempat melarang ziarah kubur di awal dakwah, lalu membolehkannya kembali karena ziarah dapat mengingatkan manusia pada akhirat dan kematian. Hal ini ditegaskan dalam hadits riwayat Buraidah yang diriwayatkan Muslim, bahwa ziarah kubur membawa kebaikan dan pelajaran bagi yang melakukannya.
Dalam praktiknya, ziarah kubur bukan hanya soal berdiri di depan makam dan membaca doa. Banyak orang yang larut dalam perasaan saat mengingat orang tercinta yang telah wafat. Menangis pun sering kali terjadi secara spontan.
Menurut berbagai penjelasan ulama, menangis di makam saat ziarah kubur diperbolehkan selama tidak berlebihan. Air mata yang mengalir karena rasa sedih, rindu, atau tersentuh oleh kesadaran tentang kematian adalah hal yang manusiawi.
Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah menangis saat menziarahi makam ibunya. Ini menjadi dalil kuat bahwa menangis secara wajar bukanlah perbuatan yang dilarang.
Yang tidak diperbolehkan dalam Islam adalah bentuk tangisan yang berlebihan, seperti meratap keras, meraung, menjerit, memukul-mukul diri, atau merobek pakaian. Perilaku ini termasuk dalam larangan niyahah, yaitu ekspresi duka yang melampaui batas kesabaran dan keikhlasan.
Jadi, jika kamu menangis pelan saat ziarah kubur, mengusap air mata sambil berdoa, itu bukan tanda kurang iman. Justru, bisa jadi itu tanda hati yang sedang lembut dan tersentuh oleh pengingat tentang kematian.
Selain menangis, fokus utama ziarah tetaplah mendoakan orang yang telah meninggal. Rasulullah SAW mencontohkan ziarah kubur sebagai sarana memohonkan ampunan dan rahmat bagi para sahabat yang telah wafat. Namun, perlu diingat bahwa mendoakan atau memintakan ampunan hanya diperbolehkan bagi jenazah muslim. Jika yang meninggal adalah musyrik atau kafir, maka doa ampunan tidak dibenarkan.
Baca Juga: Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
Dalam berdoa, kamu boleh mengangkat tangan, tetapi tidak dianjurkan menghadap langsung ke kuburan. Posisi yang lebih utama adalah menghadap kiblat. Selain itu, ziarah kubur lebih disunnahkan dilakukan dalam posisi berdiri, termasuk saat membaca doa.
Adab Ziarah Kubur Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
Agar ziarah kubur bernilai ibadah dan tidak melenceng dari syariat, umat Islam dianjurkan untuk memperhatikan adab-adab berikut.
1. Mengucapkan Salam
Saat memasuki area pemakaman, disunnahkan mengucapkan salam kepada penghuni kubur dari kalangan muslim. Salam ini berisi doa keselamatan dan pengingat bahwa suatu hari kita pun akan menyusul mereka.
2. Tidak Menginjak atau Duduk di Atas Kuburan
Islam sangat menekankan penghormatan terhadap makam. Duduk atau menginjak kuburan dilarang keras, sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang menyebut bahwa duduk di atas bara api lebih baik daripada duduk di atas kubur.
3. Membaca Surat-Surat Pendek
Membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas saat ziarah kubur termasuk amalan yang dianjurkan oleh banyak ulama. Bacaan ini diharapkan menjadi doa dan rahmat bagi mayit.
4. Mendoakan Mayit
Inti dari ziarah kubur adalah doa. Rasulullah SAW selalu mendoakan para sahabat yang telah wafat. Saat berdoa, dianjurkan menghadap kiblat dan tidak menghadap langsung ke makam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat
-
Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang
-
Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan
-
7 Bedak untuk Kulit Kering Agar Terlihat Glowing, Bikin Fresh!
-
Benarkah Denda Telat Lapor Pajak Dihapus? Ini Aturan Terbaru Menurut KEP 55 PJ 2026
-
7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!
-
Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital
-
Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026
-
Skincare Panthenol Bagusnya Digabung dengan Apa? Agar Kulit Makin Sehat Bukan Malah Iritasi
-
Batas Lapor SPT Tahunan Coretax Sampai Kapan? Resmi Diperpanjang, Cek Batas Akhirnya