Lifestyle / Male
Selasa, 10 Februari 2026 | 15:46 WIB
kolase Dokter Tirta dan Mohan Hazian (instagram.com/dr.tirta/mohanhazian)
Baca 10 detik
  • Kasus dugaan pelecehan seksual menyeret pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian.
  • Dokter Tirta mengkritik lingkaran pertemanan Mohan sebagai "enabler".
  • Korban pertama mengunggah dugaan pelecehan saat sesi photoshoot Mei 2025.

Kasus ini mengingatkan pentingnya budaya "believe the victim" atau percaya pada korban sejak awal penanganan kasus kekerasan seksual, bukan langsung skeptis.

Dokter Tirta, dengan latar belakang medisnya, menekankan bukti psikis korban sering tak langsung terlihat, tapi sikap enabler bisa memperburuk situasi.

Secara keseluruhan, enabler di sini bukan hanya soal Mohan, tetapi kritik sistemik terhadap lingkungan yang memprioritaskan loyalitas atas keadilan. Publik diharapkan lebih bijak, mendukung korban, dan tuntut akuntabilitas agar kasus serupa tak berulang.

Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian

Mohan Hazian, owner brand Thanksinsomnia (Instagram/mohanhazian)

 

Isu ini mencuat setelah seorang perempuan berinisial Saa mengunggah utas panjang di akun X-nya pada 8 Februari 2026.

Ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat bekerja sebagai talent untuk photoshoot pada Mei 2025.

Saa mengaku diajak ke rumah Mohan dengan dalih diskusi pekerjaan, tapi justru mengalami pelecehan mulai dari rayuan, paksaan berciuman, hingga tindakan masturbasi di depannya.

Tak lama, korban lain muncul dengan cerita serupa, memperkuat tuduhan kekerasan seksual.

Mohan Hazian membantah tuduhan melalui video klarifikasi di Instagram Story. Namun, responsnya dinilai tidak tulus, bahkan cenderung menyalahkan korban.

Klarifikasi Mohan pun langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Dokter Tirta, yang dikenal vokal soal isu sosial.

Baca Juga: 3 Brand Ini Putus Kerja Sama dengan Mohan Hazian Akibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Load More