- Kasus dugaan pelecehan seksual menyeret pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian.
- Dokter Tirta mengkritik lingkaran pertemanan Mohan sebagai "enabler".
- Korban pertama mengunggah dugaan pelecehan saat sesi photoshoot Mei 2025.
Kasus ini mengingatkan pentingnya budaya "believe the victim" atau percaya pada korban sejak awal penanganan kasus kekerasan seksual, bukan langsung skeptis.
Dokter Tirta, dengan latar belakang medisnya, menekankan bukti psikis korban sering tak langsung terlihat, tapi sikap enabler bisa memperburuk situasi.
Secara keseluruhan, enabler di sini bukan hanya soal Mohan, tetapi kritik sistemik terhadap lingkungan yang memprioritaskan loyalitas atas keadilan. Publik diharapkan lebih bijak, mendukung korban, dan tuntut akuntabilitas agar kasus serupa tak berulang.
Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian
Isu ini mencuat setelah seorang perempuan berinisial Saa mengunggah utas panjang di akun X-nya pada 8 Februari 2026.
Ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat bekerja sebagai talent untuk photoshoot pada Mei 2025.
Saa mengaku diajak ke rumah Mohan dengan dalih diskusi pekerjaan, tapi justru mengalami pelecehan mulai dari rayuan, paksaan berciuman, hingga tindakan masturbasi di depannya.
Tak lama, korban lain muncul dengan cerita serupa, memperkuat tuduhan kekerasan seksual.
Mohan Hazian membantah tuduhan melalui video klarifikasi di Instagram Story. Namun, responsnya dinilai tidak tulus, bahkan cenderung menyalahkan korban.
Klarifikasi Mohan pun langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Dokter Tirta, yang dikenal vokal soal isu sosial.
Baca Juga: 3 Brand Ini Putus Kerja Sama dengan Mohan Hazian Akibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak