- Wamendag meninjau harga bapok di Pasar Cisalak Depok pada 9 Februari 2026 menjelang HBKN penting.
- Peninjauan menunjukkan beberapa komoditas fluktuatif, namun harga pangan secara umum relatif stabil dan kondusif.
- Kementerian Perdagangan akan rutin memantau harga bapok melalui SP2KP dan melaksanakan Gernas Mapan.
Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (9/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek 2577 Kongzili, Ramadan, dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah komoditas bapok mengalami fluktuasi harga. Meski demikian, harga pangan secara umum dinilai relatif stabil dan masih dalam kondisi kondusif.
"Peninjauan pasar secara langsung ini kami lakukan untuk memastikan harga bapok di pasar stabil dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Dyah dalam keterangannya.
Selain minyak goreng Minyakita, sejumlah komoditas bapok lainnya juga dijual sesuai harga eceran tertinggi dan harga acuan. Beras medium tercatat dijual Rp13.500 per kilogram, sedangkan bawang putih honan berada di harga Rp38.000 per kilogram.
Sementara itu, harga beras premium terpantau Rp14.500 per kilogram dan daging sapi berada di kisaran Rp130.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih stabil dibandingkan periode sebelumnya.
Pantauan di lapangan juga mencatat harga cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing sebesar Rp40.000 per kilogram. Adapun harga cabai rawit merah tercatat Rp85.000 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di level Rp17.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium dijual Rp20.000 per liter. Harga tersebut masih sesuai dengan kondisi pasokan di pasar.
Komoditas lain seperti tepung terigu dijual Rp12.500 per kilogram dan gula pasir kemasan berada di harga Rp19.000 per kilogram. Harga bawang merah tercatat di kisaran Rp45.000 hingga Rp48.000 per kilogram.
Selain itu, harga telur ayam ras berada di level Rp31.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras dijual sekitar Rp40.000 per kilogram. Seluruh harga tersebut terpantau tidak mengalami lonjakan signifikan.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Cabai Rawit Merah Meroket ke Rp70 Ribu, Naik Rp10 Ribu Dalam Sepekan
"Hasil dialog dengan para pedagang, harga cabai rawit merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras mengalami fluktuasi harga yang masih terkendali. Sementara itu, harga minyak goreng Minyakita tersedia sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700/liter,” tuturnya.
Kementerian Perdagangan mengaku akan melakukan pemantauan dan analisis harga bapok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) secara rutin guna menjaga stabilitas harga di pasar rakyat.
Dalam kesempatan yang sama, Dyah Roro juga melaksanakan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) di Pasar Cisalak. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas kebersihan, pengelolaan, dan kenyamanan pasar rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi
-
Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI
-
Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing
-
Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%
-
BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan
-
Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi
-
Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini
-
PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan
-
Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank
-
Pesan Tegas Purbaya: Jabatan Adalah Fungsi Pelayanan, Bukan Sekadar Fasilitas