Suara.com - Nama Tiffany & Co tengah menjadi sorotan publik karena tiga gerainya di Jakarta resmi disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta. Penyegelan toko perhiasan tersebut diduga berkaitan dengan pelanggaran administrasi impor barang mewah.
Lantas, siapa sebenarnya pemilik Tiffany & Co? Dan bagaimana posisi merek perhiasan mewah dunia ini di industri global? Simak penjelasan berikut ini.
Siapa Pemilik Tiffany & Co Saat Ini?
Tiffany & Co bukan sekadar brand perhiasan biasa. Rumah perhiasan asal Amerika Serikat ini berdiri sejak 1837 dan didirikan oleh Charles Lewis Tiffany bersama John B. Young di New York.
Nama Tiffany semakin mendunia ketika salah satu koleksi berliannya dikenakan Audrey Hepburn dalam film klasik Breakfast at Tiffany’s (1960). Sejak saat itu, citra elegan dan eksklusif melekat kuat pada brand ini.
Namun sejak Januari 2021, Tiffany & Co resmi berada di bawah naungan konglomerasi mewah asal Prancis, LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton. Akuisisi tersebut bernilai sekitar US$15,8 miliar dan menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah industri barang mewah global.
LVMH dipimpin oleh Bernard Arnault, yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Di bawah kepemilikan grup ini, Tiffany tetap beroperasi sebagai 'maison' atau rumah mode independen dalam portofolio LVMH.
Usai proses akuisisi selesai, putra Bernard Arnault yakni Alexandre Arnault ditunjuk sebagai Executive Vice President Tiffany & Co. Dia bertanggung jawab atas strategi komunikasi serta pengembangan produk brand tersebut.
Akuisisi ini memperkuat posisi LVMH di sektor jam tangan dan perhiasan, melengkapi deretan merek mewah lain seperti Bulgari, TAG Heuer, Hublot, dan Chaumet. Selain sektor perhiasan, LVMH juga menaungi banyak brand kelas dunia di berbagai lini:
- Fashion & Leather Goods: Louis Vuitton, Christian Dior, Fendi, Celine, Givenchy, Loewe, Rimowa
- Jam Tangan & Perhiasan: Bulgari, TAG Heuer, Hublot, Chaumet
- Parfum & Kosmetik: Fenty Beauty, Sephora, Guerlain, Benefit Cosmetics
- Wine & Spirits: Moët & Chandon, Hennessy, Dom Pérignon, Veuve Clicquot
- Hospitality: Belmond dan Cheval Blanc
Baca Juga: Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan
Dengan kekuatan portofolio tersebut, tak heran Tiffany & Co menjadi salah satu simbol kemewahan global yang sangat diperhitungkan.
Tiga Gerai Tiffany di Jakarta Disegel
Di tengah reputasi globalnya, kabar dari Indonesia cukup mengejutkan. DJBC Kanwil Jakarta menyegel tiga gerai Tiffany & Co yang berada di pusat perbelanjaan elit, yakni Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pacific Place.
Kepala Seksi Penindakan DJBC Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari operasi pengawasan terhadap barang bernilai tinggi atau high value goods.
"Kami melaksanakan operasi terhadap barang-barang kategori high value goods, yakni produk bernilai tinggi yang kami duga ada yang belum dicantumkan dalam pemberitahuan impor barang," ujar Siswo di Jakarta, Rabu (12/2/2026).
Menurutnya, tindakan ini masih dalam ranah administratif. Pihak Bea Cukai saat ini tengah mencocokkan stok fisik barang di toko dengan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang telah dilaporkan sebelumnya.
Hal ini berarti belum ada keputusan final terkait pelanggaran pidana. "Proses penelitian masih berlangsung. Sejauh ini kami masih melakukan penelitian karena dokumen yang mereka deklarasikan kepada kami harus dicocokkan terlebih dahulu dengan dokumen yang ada pada kami," tambah Siswo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Siap-Siap Cuan! 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung dan Sukses Finansial di Akhir Juni 2026
-
Lipstik Glossy yang Awet Merek Apa? Ini 4 Pilihan Tahan Lama hingga 36 Jam
-
3 Rekomendasi Setrika Uap yang Cepat Panas, Daya Mulai 800 Watt
-
3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit
-
3 Rekomendasi Bedak Tabur di Alfamart yang Bikin Makeup Lebih Awet
-
5 Urutan Shio yang Ditakdirkan Kaya Sejak Muda hingga Tua, Apakah Kamu Salah Satunya?