- Perbankan digital populer karena kemudahan, namun masyarakat memprioritaskan keamanan data dan uang tersimpan.
- Kepercayaan dibangun melalui teknologi kuat seperti pengenalan wajah dan deteksi keaslian (liveness detection).
- Viola Meiryan menekankan pentingnya menambahkan deteksi deepfake untuk perlindungan data nasabah lebih lanjut.
Suara.com - Di tengah gaya hidup yang serba cepat, perbankan digital sudah jadi bagian dari rutinitas banyak orang. Mulai dari bayar tagihan, kirim uang, sampai buka rekening, semuanya bisa dilakukan lewat ponsel. Praktis, efisien, dan hemat waktu.
Namun di balik kemudahan itu, satu hal yang paling dicari masyarakat sebenarnya sederhana: rasa aman.
Kepercayaan terhadap perbankan digital bukan hanya soal tampilan aplikasi yang canggih atau fitur yang lengkap, tapi tentang keyakinan bahwa data pribadi dan uang yang disimpan benar-benar terlindungi.
Kepercayaan Jadi Fondasi Utama
Dalam dunia perbankan digital, kepercayaan dibangun dari dua sisi: teknologi yang kuat dan pemahaman pengguna yang baik. Bank dan penyedia teknologi kini berlomba menghadirkan sistem keamanan yang makin cerdas, terutama dalam proses verifikasi identitas nasabah.
Teknologi seperti pengenalan wajah, liveness detection, hingga deteksi manipulasi wajah berbasis AI kini mulai banyak diterapkan. Tujuannya sederhana: memastikan bahwa orang yang mengakses akun benar-benar pemiliknya.
Dalam forum industri perbankan digital baru-baru ini, Viola Meiryan, Indonesia Country Director VisionLabs, menekankan bahwa keamanan digital kini tidak bisa lagi setengah-setengah.
“Transformasi perbankan digital bukan hanya soal kecepatan dan kemudahan, tetapi juga tentang kepercayaan. Kebutuhan penggunaan biometrik saat ini bukan hanya face recognition dan liveness detection saja, tetapi juga perlu ditambahkan deepfake detection agar mencegah penyalahgunaan data pribadi,” jelas Viola.
VisionLabs, perusahaan teknologi global di bidang biometrik, menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi diarahkan untuk memperkuat lapisan keamanan digital.
Baca Juga: Bagaimana Penggemar Sepak Bola di Indonesia Mengikuti Pertandingan Langsung di Era Digital
Teknologi mereka banyak digunakan untuk membantu sistem mengenali wajah asli, mendeteksi upaya penipuan berbasis foto, video, hingga manipulasi digital yang semakin canggih.
Teknologi presentation attack detection milik VisionLabs juga telah memenuhi standar ISO/IEC 30107-3, yang merupakan tolak ukur global dalam pencegahan penipuan biometrik, serta mampu mengidentifikasi serangan liveness maupun deepfake secara efektif.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa masa depan perbankan digital tidak hanya bertumpu pada kenyamanan, tetapi juga pada perlindungan identitas pengguna secara menyeluruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Melaney Ricardo Bagikan Rahasia Jaga Kulit Tetap Sehat di Tengah Hidup Super Sibuk
-
Rindu Orang Tua Tak Terobati? Kirimkan Cinta Lewat Doa Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan
-
Bolehkah Tabur Bunga di Kuburan? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama Lengkap
-
20 Kata-kata Ucapan Valentine Super Romantis, Bikin Pacar Meleleh Seketika!
-
4 Rekomendasi Sepeda Lipat Ukuran 20 Inci untuk Remaja hingga Dewasa
-
6 Aksesori Sepeda Kalcer Aesthetic Bikin Gowes Makin Gaya
-
Korea Selatan Masuk Negara Paling Rasis di Dunia, Apa Penyebabnya?
-
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
-
3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki