- Rumah Jokowi di Solo mendadak ditandai sebagai "Tembok Ratapan" di Google Maps.
- Video pemuda meratap di depan gerbang rumah tersebut viral di akun @indopium.
- Lokasi ini kini menjadi perbincangan hangat dan spot populer bagi kalangan Gen Z.
Suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan fenomena unik yang melibatkan teknologi pemetaan digital.
Kali ini, kediaman Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yang terletak di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Solo, mendadak viral setelah titik lokasinya di Google Maps berubah nama menjadi "Tembok Ratapan Solo".
Kejadian ini sontak memancing rasa penasaran netizen, terutama karena label tersebut muncul tepat di atas koordinat rumah pribadi mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Fenomena yang Viral di Media Sosial
Bukan hanya sekadar perubahan nama di aplikasi peta, fenomena ini semakin menguat setelah beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan seorang pemuda sedang melakukan aksi teatrikal.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @indopium, pemuda tersebut tampak beraksi seolah-olah sedang meratap di depan gerbang rumah besar tersebut.
"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut kini dianggap sebagai simbol atau tempat ekspresi unik bagi kalangan muda.
Fakta di Google Maps
Baca Juga: DPR Bongkar Fakta Pembahasan UU KPK, Jokowi Mau 'Cuci Tangan'?
Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi Suara.com pada Senin, 16 Februari 2026, pukul 18.36 WIB, penanda "Tembok Ratapan Solo" memang benar-benar muncul di Google Maps.
Lokasi ini berada di wilayah Kecamatan Banjarsari, Solo, yang selama ini dikenal sebagai kawasan kediaman keluarga besar Jokowi.
Sayangnya, di titik tersebut tidak bisa diperlihatkan rumah Jokowi karena di-blur.
Sistem Google Maps sendiri memang memungkinkan pengguna untuk menambahkan atau menyunting nama tempat (user-generated content).
Namun, perubahan nama yang bersifat kontroversial atau mendadak viral seperti ini biasanya menarik perhatian publik secara luas sebelum akhirnya ditinjau kembali oleh pihak Google.
Mengapa Menjadi 'Hype' di Kalangan Gen Z?
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
-
Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini
-
6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series
-
Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam
-
Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri