- Perbedaan awal puasa dan Lebaran disebabkan metode penetapan bulan Hijriah berbeda: Muhammadiyah memakai hisab, pemerintah/NU memakai rukyat.
- Ulama menyarankan konsistensi mengikuti satu metode (hisab atau rukyat) untuk menghindari durasi puasa tidak sesuai (28 atau 31 hari).
- Secara fikih, menggabungkan metode boleh asalkan durasi puasa tetap minimal 29 hari; wajib qada jika kurang.
Bagaimana Pandangan Fikih?
Dalam perspektif fikih, penjelasan lebih rinci disampaikan oleh Ahmad Zahro, pakar fikih kontemporer.
Menurutnya, puasa ikut NU dan Lebaran ikut Muhammadiyah pada dasarnya boleh saja, dengan satu syarat penting yaitu jumlah puasanya sudah mencapai minimal 29 hari.
Kalender Hijriah rata-rata berjumlah 29 hari, dan kadang 30 hari. Jika seseorang memulai puasa mengikuti keputusan NU, lalu merayakan Lebaran mengikuti Muhammadiyah, dan total puasanya tetap 29 atau 30 hari, maka tidak masalah secara syariat.
Namun, jika akibat perbedaan itu total puasanya hanya 28 hari, maka hal tersebut menyalahi aturan syariah. Dalam kondisi demikian, ia wajib mengqadha satu hari puasa setelah Ramadan.
Jadi, Boleh atau Tidak?
Tidak boleh jika menyebabkan total puasa hanya 28 hari. Boleh jika tetap memenuhi minimal 29 hari puasa.
Yang paling aman dan sederhana adalah konsisten mengikuti satu metode dari awal sampai akhir.
Perlu diingat, tujuan puasa bukan mencari yang paling singkat, melainkan menjalankan ibadah dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati. Perbedaan metode adalah bagian dari khazanah ijtihad dalam Islam, dan selama dilakukan dengan ilmu serta adab, semuanya tetap dalam koridor syariat.
Baca Juga: 96 Titik Lokasi Pengamatan Hilal di Indonesia Jelang Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H
Berita Terkait
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Kemenag Umumkan Jadwal Sidang Isbat 2026, Ini Jadwal Lengkapnya!
-
Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov Jawa Tengah 2026: Ini Syarat dan Jadwal Keberangkatan
-
Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 Mulai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Linknya
-
Bukan Cuma Takjil! 5 Ide Bisnis Ramadan Anti-Mainstream Buat Anak Sekolah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
10 Pintu Rezeki Itu Apa Saja? Ini Jawabannya Menurut Islam
-
Perbedaan Lip Mask dan Lip Scrub, Kapan Harus Pakai untuk Jaga Bibir Tetap Sehat?
-
Siapa Cypri Dale? Sosok Penting di Balik Film Pesta Babi Selain Dandhy Laksono
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan
-
Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi
-
Sisa Tanggal Merah Mei 2026: Masih Ada Long Weekend, Potensi 6 Hari Libur di Akhir Bulan
-
6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
-
Film Pesta Babi Tayang Kapan? Jadwal Nobar Disebar Mendadak