Lifestyle / Komunitas
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:41 WIB
Ilustrasi salat tarawih di masjid. (freepik)

Secara umum, tata cara Salat Tarawih tidak berbeda jauh dengan Salat sunnah lainnya. Berikut penjelasan langkah-langkahnya:

1. Waktu Pelaksanaan

Salat Tarawih dilaksanakan setelah Salat Isya dan sebelum masuk waktu Subuh. Biasanya dilakukan setelah Salat Isya berjamaah dan setelah dzikir atau wirid singkat.

2. Niat Salat Tarawih

Niat dilakukan di dalam hati. Jika ingin melafalkannya, berikut contoh niat sebagai makmum:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii sunnatat taraawiihi رك‘ataini lillaahi ta‘aalaa.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?

Artinya: “Saya niat Salat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Jika menjadi imam atau Salat sendiri (munfarid), lafaz niat dapat disesuaikan.

3. Dilakukan Dua Rakaat Satu Salam

Salat Tarawih dikerjakan dua rakaat kemudian salam. Setelah itu berdiri lagi untuk dua rakaat berikutnya, hingga jumlah rakaat yang diinginkan terpenuhi (8 atau 20 rakaat).

Setiap rakaat terdiri dari:

  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surah pendek
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Tasyahud akhir (pada rakaat kedua)
  • Salam

4. Membaca Surah Pendek

Imam biasanya membaca surah-surah pendek dari Juz 30 secara berurutan. Ada pula yang mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan dengan membagi bacaan setiap malam.

5. Salat Witir

Setelah Tarawih, dilanjutkan dengan Salat Witir sebagai penutup Salat malam.

Witir bisa dilakukan dengan beberapa cara:

  • 3 rakaat sekaligus dengan satu salam
  • 2 rakaat salam, lalu 1 rakaat salam
  • 1 rakaat saja

Di Indonesia, yang paling umum adalah 3 rakaat (2 + 1).

Niat Salat Witir dua rakaat:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii sunnatal witri rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.

Untuk satu rakaat terakhir, niatnya menyesuaikan menjadi satu rakaat.

6. Doa Setelah Witir

Setelah Witir, biasanya dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh imam. Doa ini berisi permohonan ampunan, keberkahan, serta keselamatan dunia dan akhirat.

Hikmah Salat Tarawih

Salat Tarawih bukan sekadar tambahan ibadah, tetapi memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  • Menghidupkan malam Ramadan
  • Mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu (bagi yang melaksanakannya dengan iman dan penuh harap pahala)
  • Melatih kedisiplinan dan konsistensi ibadah
  • Mempererat ukhuwah Islamiyah

Tarawih juga menjadi sarana memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui bacaan imam maupun tilawah pribadi setelahnya.

Kontributor : Dea Nabila

Load More