- Pasar takjil musiman di depan Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng Jakarta Pusat ramai sejak pukul 17.00 WIB.
- Tradisi tahunan ini menjual kudapan ringan hingga makanan berat bagi pengunjung yang ingin langsung santap malam.
- Selain makanan, pedagang juga menawarkan kurma, peci, hingga perlengkapan ibadah lainnya kepada pembeli.
Suara.com - Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kembali semarak memasuki waktu senja di bulan suci Ramadan. Tepat di depan Masjid Agung Sunda Kelapa, deretan tenda pedagang takjil mulai dipadati warga sejak pukul 17.00 WIB.
Suasana riuh rendah antara tawar-menawar pembeli dan aroma menggoda dari gorengan serta es segar menjadi pemandangan harian yang dinanti.
Pasar takjil musiman ini memang telah menjadi tradisi tahunan di Masjid Agung Sunda Kelapa. Tak hanya menyajikan kudapan ringan untuk membatalkan puasa, para pedagang di sini juga menawarkan makanan berat bagi pengunjung yang ingin langsung santap malam setelah azan berkumandang.
Salah satu pengunjung, Rati, mengaku sengaja datang karena penasaran dengan keramaian yang terlihat dari kejauhan.
Baginya, berburu takjil di kawasan ini memberikan kepuasan tersendiri karena letaknya yang strategis dengan tempat ibadah.
"Sekalian aja pingin salat di masjid ini, terus beli takjilnya di depan sini. Rame juga tadi keliatannya, jadi penasaran," ujar Rati saat ditemui suara.com, Jumat (21/2/2025).
Meski baru pertama kali berkunjung ke pasar takjil Sunda Kelapa pada Ramadan tahun ini, Rati tampak antusias memborong beberapa menu favorit. Ia mengaku merogoh kocek hingga seratus ribu rupiah lebih untuk berburu menu berbuka bersama temannya.
"Kalau ini yang sudah dibeli sih kayaknya Rp120 ribuan buat berdua," tambahnya.
Keunikan pasar takjil di Masjid Agung Sunda Kelapa dibanding lokasi lain adalah variasi dagangannya. Berdasarkan pantauan suara.com di lapangan, tidak hanya pedagang es buah atau kolak yang meraup rezeki.
Baca Juga: Kapan Batas Akhir Salat Tarawih di Bulan Ramadan 2026?
Terlihat pula deretan penjual kurma, peci, alat salat, hingga baju gamis dan koko yang turut dipadati pembeli.
Banyak pengunjung yang menjadikan momen berburu takjil ini sebagai paket lengkap. Setelah mendapatkan makanan yang diinginkan, mereka tidak langsung pulang, melainkan berbondong-bondong masuk ke dalam area masjid.
Seiring mendekati waktu berbuka, kepadatan pengunjung semakin meningkat. Namun, keramaian jalanan di depan masjid seolah tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap berburu takjil berbuka. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Kapan Batas Akhir Salat Tarawih di Bulan Ramadan 2026?
-
Genjot Fasilitas, IPC TPK Pastikan Arus Barang Ramadan 1447 H Aman Terkendali
-
Diskon Ramadan: Menakar Batas Antara Kebutuhan dan Godaan Konsumsi
-
War Takjil, Harmoni dan Kala Ramadan Menjadi Ruang Kebersamaan Lintas Agama
-
Cara Membuat Sambal Kacang Gorengan yang Gurih dan Kental, Cocok untuk Buka Puasa
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz
-
Andrie Yunus Disebut Jadi Simbol Suara Kritis Gen Z yang Hadapi Intimidasi dan Kekerasan
-
13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik
-
KPK Cecar Istri Ono Surono 16 Pertanyaan Soal Suap Ijon Bekasi
-
Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar
-
Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara
-
Gebrakan Menteri HAM Natalius Pigai di DPR: Singgung Intoleran hingga Usul UU Kebebasan Beragama
-
Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR
-
Harga Kedelai di Jakarta Menggila Imbas Konflik Global, Warga Diimbau Mulai Lirik Urban Farming
-
Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan