Suara.com - Menjalani aktivitas padat di tengah bulan Ramadan tentu membutuhkan strategi asupan yang cerdas. Seringkali, rasa lemas dan kantuk yang menyerang di siang hari bukan disebabkan oleh durasi puasa, melainkan karena pemilihan menu sahur yang kurang tepat. Sahur bukan sekadar ajang "mengisi perut" sebelum imsak; ini adalah investasi energi Anda selama 12 jam ke depan.
Jika Anda bosan dengan menu yang itu-itu saja atau sering merasa energi drop sebelum dzuhur, pemilihan karbohidrat kompleks dan protein berkualitas adalah kunci utamanya.
Suara.com telah merangkum beberapa resep sahur anti lemas saat puasa yang bisa Anda tiru.
Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak. Waktu makan ini sangat menentukan bagaimana kondisi tubuh kita sepanjang hari saat berpuasa.
Jika salah pilih menu, tubuh bisa cepat lemas, mengantuk, bahkan sulit berkonsentrasi. Sebaliknya, dengan asupan yang tepat, puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman dan penuh energi.
Kenapa Sahur Sehat Itu Penting?
Menu sahur yang seimbang membantu tubuh tetap stabil selama kurang lebih 12 jam tanpa asupan makanan dan minuman.
Inilah beberapa alasan mengapa Anda harus memprioritaskan sahur sehat:
- Energi lebih tahan lama berkat karbohidrat kompleks dan protein.
- Tubuh tidak mudah dehidrasi karena asupan cairan dan makanan berserat.
- Pencernaan tetap lancar dengan bantuan serat dari sayur dan buah.
- Gula darah lebih stabil, sehingga tidak mudah lemas atau lapar berlebihan.
- Intinya, sahur yang bergizi membantu tubuh tetap fit hingga waktu berbuka.
Cara Memilih Menu Sahur yang Tepat
Baca Juga: Tips Atur Jam Tidur saat Ramadan: Istirahat Tetap Cukup tanpa Skip Sahur
1. Pilih Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membuat kenyang lebih lama. Beberapa makanan yang masuk ke dalam karbohidrat kompleks, antara lain:
- Oatmeal
- Beras merah
- Kentang rebus
- Roti gandum
- Jenis karbohidrat ini lebih baik dibanding nasi putih biasa karena tidak cepat membuat lapar.
2. Tambahkan Protein Berkualitas
Protein membantu menjaga massa otot dan memberi rasa kenyang lebih lama. Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi sebagai sumber protein, antara lain:
- Telur
- Ikan seperti salmon atau tuna
- Dada ayam tanpa kulit
- Tempe dan tahu
3. Jangan Lupa untuk Menambahkan Sayur dan Buah
Sayur dan buah kaya vitamin, mineral, dan serat. Pilih yang mudah diolah seperti bayam, wortel, tomat, apel, pisang, atau aneka beri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan
-
6 Parfum Wanita Aroma Bunga dari Brand Lokal, Bikin Aura Elegan dan Berkelas
-
5 Cushion High Coverage yang Menutup Flek Hitam dan Bekas Jerawat
-
Dari Lokal ke Global, Diplomasi Biji Kopi Indonesia yang Kini Merambah Pasar Taiwan
-
Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra