Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Februari 2026 | 17:15 WIB
Ilustrasi salat Tarawih dan Witir sendiri. (Gemini AI)

Suara.com - Di bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah. Seperti halnya, salat tarawih dan salat witir yang umumnya dilakukan pada malam hari setelah salat Isya selama bulan Ramadan.

Mengerjakan salat Tarawih dan salat Witir tidak hanya bagian dari beribadah saja, namun juga sebagai bentuk untuk menghidupi malam-malam di bulan Ramadan.

Ibadah sunah tersebut dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, dengan tata cara yang relatif sangat mudah dipahami.

Keutamaan Salat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadan

Tata cara salat Tarawih sendiri. (Unsplash)

Salat Tarawih merupakan salat sunnah khusus yang hanya dikerjakan pada bulan Ramadan. Sebagaimana dilansir NU Online, hadis Nabi yang menjelaskan keutamaan salat tarawih salah satunya dari riwayat Imam al-Bukhari, Muslim dan lainnya:

Artinya:  "Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan dengan iman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
 
Hadits lain datang dari riwayat at-Tirmdzi, Ibnu Majah dan an-Nasa’I disebutkan bahwa:

Artinya: "Barang siapa shalat Tarawih bersama imam sampai selesai, maka untuknya dicatat seperti beribadah semalam."

Sebagai penutup malam, umat Islam dianjurkan mengerjakan salat Witir. Salat sunah satu ini boleh dilakukan setelah salat tarawih, namun lebih utama dilakukan di akhir malam.

Hal tersebut sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW dalam salah satu hadisnya:

Artinya: "Jadikanlah akhir shalat kalian semua di malam hari dengan dengan Shalat Witir." (HR Al-Bukhari).

Baca Juga: Lupa Baca Niat Puasa Ramadan 2026 Sampai Subuh? Ini Solusi Hukum Menurut Ulama

Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaannya

Ilustrasi salat Tarawih dan Witir sendiri. (Freepik)

Sebelum memulai salat Tarawih dan Witir, seorang muslim perlu menetapkan niat. Niat sendiri merupakan suatu unsur penting dalam ibadah lantaran menunjukkan tujuan seseorang dalam melakukan ibadah karena Allah SWT.

Bacaan niat salat Tarawih dan Witir berbeda. Meski sama-sama di lakukan di malam hari, keduanya dibedakan berdasarkan jenis salat sunnah, jumlah rakaat, dan status posisi (sendiri, imam, atau makmum). Berikut detail perbedaan niatnya:

1. Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā."

Artinya: "Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Load More