Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:40 WIB
Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Muncul pertanyaan soal hukum langsung ikut Tarawih tanpa mengerjakan Badiyah Isya terlebih dahulu.
  • Badiyah Isya dan Tarawih sama-sama salat sunah, namun memiliki urutan pelaksanaan yang sering dipertanyakan.
  • Penjelasan ulama, termasuk Buya Yahya, menjadi rujukan untuk memahami hukumnya agar ibadah sesuai tuntunan.

Suara.com - Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling dinanti selama bulan Ramadan. Salat sunah ini ditunaikan malam hari setelah salat Isya.

Namun di tengah semangat beribadah, muncul pertanyaan seputar urutan pelaksanaannya, terutama kaitannya dengan salat Badiyah Isya.

Sebagian umat Muslim mungkin pernah langsung mengikuti Tarawih setelah salat Isya berjemaah tanpa mengerjakan badiyah Isya terlebih dahulu.

Kondisi ini kemudian menimbulkan kebingungan, apakah hal tersebut diperbolehkan atau justru kurang tepat secara syariat.

Salat Badiyah Isya sendiri merupakan salat sunah yang dianjurkan setelah salat fardu Isya. Sementara itu, Tarawih juga termasuk ibadah sunah yang memiliki keutamaan besar di bulan Ramadan.

Untuk menjawab persoalan ini, penjelasan dari ulama menjadi rujukan penting agar tidak salah kaprah. Salah satu yang turut memberikan keterangan adalah Buya Yahya.

Lantas, apa hukumnya ikut tarawih tapi belum salat Badiyah Isya menurut Buya Yahya? Berikut penjelasan lengkapnya yang perlu kamu pahami agar ibadah tetap sesuai tuntunan.

Hukum Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya Menurut Buya Yahya

Ilustrasi Salat Tarawih. (Meta AI)

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menekankan pentingnya memahami mana yang termasuk salat wajib dan mana yang sunah. Hal ini agar umat tidak salah memprioritaskan ibadah saat Ramadan.

Menurut beliau, salat Isya adalah ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Sementara salat Badiyah Isya dan Tarawih sama-sama berstatus sunah.

Baca Juga: Hukum Tarawih Berjemaah dengan Imam dari Live TikTok, Apakah Sah?

Namun, tetap ada anjuran yang sebaiknya diperhatikan tentang pelaksanaan salat Tarawih dan Badiyah Isya. Kata Buya Yahya, salat Badiyah Isya dianjurkan untuk tetap dilaksanakan sebelum Tarawih.

"Salat badiyah (Isya) bisa dilakukan setelah Tarawih sekalipun. Jadi salat Badiyah Isya itu terbentang hingga masuk waktu Subuh. Akan tetapi ada poin penting yang perlu kami hadirkan," jelas Buya Yahya, dilansir dari YouTube Al-Bahjah TV pada Jumat, 27 Februari 2026.

"Salat Badiyah Isya itu pahalanya lebih besar daripada salat Tarawih. Anehnya, (orang) meninggalkan Badiyah Isya lalu melakukan salat Tarawih. Lebih bagus salat Badiyah Isya-nya. Berarti mungkin orang seperti itu tidak mengerti," tuturnya lagi.

Lalu, bagaimana jika imam jemaah di masjid tidak memberikan jeda untuk salat Badiyah setelah Isya, dan justru langsung menunaikan Tarawih?

Untuk kondisi ini, Buya Yahya menyarankan agar mengikuti imam salat Tarawih. Sedangkan salat Badiyah Isya-nya masih bisa ditunaikan nanti setelah selesai Tarawih.

"Karena imamnya langsung melakukan salat Tarawih, maka Anda ikut Tawarih bersama mereka. Dan setelah selesai salat Tarawih, Anda masih bisa melakukan salat badiyah Isya," tandasnya.

Wallahu 'Alam.

Bacaan Niat dan Tata Cara Lengkap Salat Badiyah Isya

Ilustrasi salat Badiyah Isya. (Unsplash/Rumman Amin)

Salat Badiyah Isya adalah salah satu salat sunah rawatib yang dikerjakan setelah salat Isya fardu dengan jumlah dua rakaat. Salat ini termasuk sunah muakkad atau sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam.

Sebelum melaksanakan Salat Badiyah Isya, umat muslim perlu mengetahui bacaan niatnya terlebih dahulu agar ibadah ini sah dan dilakukan dengan penuh kesadaran.

Bacaan niat khusus ini membedakan salat sunah Badiyah Isya dengan ibadah lain yang dilakukan. Berikut bacaan niatnya.

Bacaan niat dalam bahasa Arab:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى.

Bacaan niat dalam huruf Latin:

Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat salat sunnah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."

Bacaan niat salat Badiyah Isya biasanya diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.

Tata cara pelaksanaan Badiyah Isya tidak jauh berbeda dari salat lain, berikut urutan lengkapnya:

  1. Membaca niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Doa Iftitah.
  4. Membaca surah Al Fatihah.
  5. Membaca surat pendek. Dianjurkan untuk membaca surat Al Kafirun dan Al Ikhlas.
  6. Rukuk
  7. I’tidal (berdiri setelah rukuk)
  8. Sujud
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua
  11. Bangkit rakaat kedua
  12. Duduk tasyahud akhir
  13. Salam

Meski salat ini sunah, melaksanakannya dapat menyempurnakan ibadah fardu Isya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, jika memiliki waktu dan kesempatan, umat Islam disunahkan untuk mengerjakan salat Badiyah Isya di rumah atau masjid setelah salat Isya.

Load More