Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Februari 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi - Niat tarawih sendiri (freepik)

Suara.com - Salat tarawih adalah ibadah sunnah yang hanya ada di bulan Ramadan. Sebagai ibadah yang melengkapi amalan di bulan suci, tarawih sering dilakukan secara berjamaah di masjid.

Namun, pada kenyataannya, tidak semua orang bisa selalu berjamaah setiap malam karena berbagai kesibukan dan kondisi tertentu. Ada yang terkendala pekerjaan, kondisi tubuh, atau halangan lainnya.

Pada dasarnya, salat tarawih tidak wajib dilakukan di masjid. Anda tetap bisa melaksanakannya sendiri di rumah dan ibadahnya tetap sah.

Oleh karena itu, penting untuk memahami niat tarawih sendiri dengan benar serta menjalankannya sesuai tuntunan agar lebih tenang dan khusyuk.

Berikut ini penjelasan lengkap terkait niat tarawih sendiri di rumah lengkap dengan tata cara pelaksanaannya.

Hukum Salat Tarawih Sendiri di Rumah

Salat tarawih adalah salat sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Ramadan. Rasulullah SAW dan para sahabat dikenal rutin melaksanakannya sebagai bentuk menghidupkan malam-malam Ramadan.

Mengerjakan tarawih secara berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang lebih besar. Oleh karena itu, berjamaah sangat dianjurkan.

Namun, jika seseorang tidak bisa pergi ke masjid karena alasan tertentu, ia tetap boleh mengerjakannya sendiri di rumah. Salatnya tetap sah dan tetap mendapatkan pahala.

Baca Juga: Sejarah dan Asal-usul Nama Salat Tarawih dalam Islam

Dalam sebuah hadis riwayat Aisyah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah tidak keluar untuk tarawih berjamaah karena khawatir salat tersebut dianggap wajib oleh umatnya. Hal ini menunjukkan bahwa tarawih bersifat fleksibel dan tidak memberatkan.

Jadi, jika kondisi tidak memungkinkan untuk berjamaah, Anda tetap bisa melaksanakan tarawih sendiri tanpa rasa khawatir.

Ilustrasi wanita Muslimah sedang salat tarawih [Meta AI]

Niat Tarawih Sendiri di Rumah

Seperti salat pada umumnya, tarawih juga harus diawali dengan niat. Sebenarnya, niat cukup dihadirkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Tidak wajib dilafalkan, tetapi boleh dibaca secara pelan dengan sungguh-sungguh.

Berikut bacaan niat tarawih sendiri dua rakaat:

Arab:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatat tarawīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Karena tarawih dikerjakan dua rakaat salam, maka niat dibaca setiap akan memulai dua rakaat.

Tata Cara Salat Tarawih Sendiri di Rumah

Tata cara salat tarawih sendiri pada dasarnya sama seperti tarawih berjamaah. Perbedaannya hanya pada pelaksanaannya yang dilakukan sendirian (munfarid). Di Indonesia, ada dua pendapat yang umum dilakukan:

8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir (total 11 rakaat)
20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir (total 23 rakaat)

Keduanya sama-sama memiliki dasar dan boleh diamalkan. Anda dapat memilih sesuai kemampuan fisik dan kondisi masing-masing. Shalat tarawih dilakukan dua rakaat salam. Artinya, jika 8 rakaat berarti 4 kali salam, dan jika 20 rakaat berarti 10 kali salam.

Setelah selesai tarawih, dianjurkan menutupnya dengan salat witir minimal 1 rakaat, dan yang paling umum adalah 3 rakaat.

Setiap dua rakaat dilakukan seperti salat sunnah biasa, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Rakaat kedua dengan urutan yang sama
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Batas Waktu Salat Tarawih

Salat tarawih dikerjakan setelah salat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu Subuh. Jadi, waktu pelaksanaannya cukup panjang dan fleksibel.

Anda bisa mengerjakannya langsung setelah Isya, setelah beristirahat, atau bahkan di sepertiga malam terakhir jika ingin suasana yang lebih tenang dan khusyuk. Banyak orang memilih waktu yang paling nyaman agar ibadah bisa dilakukan dengan maksimal.

Namun perlu diingat, ketika azan Subuh sudah berkumandang, maka waktu tarawih telah berakhir dan tidak bisa diganti di siang hari. Oleh karena itu, pastikan Anda melaksanakannya di antara waktu Isya hingga sebelum Subuh.

Demikianlah informasi lengkap tentang niat tarawih sendiri di rumah lengkap dengan tata caranya. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More