Suara.com - Ada beberapa olahraga yang cocok dilakukan saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa. Olahraga di bawah ini, cukup efektif meningkatan kebugaran meski tubuh dalam kondisi lapar.
Tahukah Anda, berolahraga saat puasa ternyata membawa dampak baik buat kesehatan.
Kondisi tubuh yang sedang lapar membuat pembakaran lebih baik daripada saat tubuh merasa kenyang.
Akan tetapi saat berpuasa, Anda tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang berat dan menyebabkan tubuh kaget dan lemas.
Di bawah ini, Suara.com telah merangkum beberapa rekomendasi daftar olahraga yang cocok dilakukan saat sedang puasa.
Daftar Olahraga yang Cocok saat Sedang Puasa
1. Jalan Santai untuk Aktivitas Ringan
Jalan santai adalah salah satu olahraga paling aman saat puasa. Gerakannya mudah, tidak membebani tubuh, dan bisa dilakukan oleh semua usia.
Jalan kaki ringan membantu melancarkan peredaran darah, menjaga kebugaran, dan mengurangi rasa lemas.
Baca Juga: Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
Waktu terbaik melakukan jalan santai adalah mendekati waktu berbuka atau beberapa saat setelah berbuka. Tubuh lebih siap dan bisa segera mendapat cairan yang hilang.
2. Peregangan (Stretching) untuk Mengurangi Pegal
Stretching cocok dilakukan saat puasa karena membutuhkan tenaga minimal. Gerakan ini membantu meredakan ketegangan otot, terutama bagi mereka yang banyak duduk atau bekerja di depan layar.
Stretching bisa dilakukan pagi setelah sahur atau sore menjelang berbuka, menjaga tubuh tetap lentur tanpa membuat lelah.
3. Yoga untuk Fleksibilitas dan Ketenangan
Yoga menggabungkan gerakan ringan, pernapasan, dan relaksasi, sehingga cocok untuk puasa. Manfaatnya meliputi menjaga fleksibilitas, meningkatkan konsentrasi, dan menenangkan pikiran.
Waktu ideal untuk yoga adalah sore sebelum berbuka atau malam setelah berbuka dan tarawih, saat tubuh sudah lebih rileks.
4. Bersepeda Ringan
Bersepeda dengan intensitas rendah bisa menjadi alternatif olahraga saat puasa. Aktivitas ini baik untuk kebugaran jantung dan memperbaiki mood.
Sebaiknya dilakukan sore menjelang berbuka. Jika dilakukan setelah berbuka, beri jeda agar tubuh tidak kaget setelah makan.
5. Latihan Beban Ringan
Latihan beban ringan tetap aman dilakukan bagi yang sudah terbiasa olahraga. Gerakan sederhana seperti squat ringan, push-up, atau angkat beban kecil membantu menjaga massa otot.
Waktu terbaik adalah setelah berbuka atau setelah tarawih, saat tubuh sudah menerima energi dan cairan.
6. Senam Ringan
Senam dengan gerakan pelan melibatkan seluruh tubuh tanpa membebani energi berlebihan. Senam membantu menjaga kelenturan, meningkatkan sirkulasi, dan membuat tubuh tetap aktif.
Waktu yang disarankan adalah sore menjelang berbuka atau pagi setelah sahur, sesuai kenyamanan tubuh.
7. Jogging Ringan bagi yang Terbiasa
Bagi yang sudah terbiasa berlari, jogging ringan tetap bisa dilakukan saat puasa. Kuncinya menurunkan intensitas dan durasi agar tubuh tidak dehidrasi.
Waktu paling aman adalah menjelang berbuka, sehingga tubuh bisa segera mengisi cairan setelah latihan.
Olahraga yang Wajib Dihindari saat Puasa
1. Olahraga Kompetitif
Bola basket, sepak bola, dan rugbi adalah olahraga yang sulit diprediksi. Olahraga ini membutuhkan lari cepat, lompatan, dan kontak fisik yang konstan.
Ketika Anda belum makan seperti yang dianjurkan saat puasa, waktu reaksi Anda secara alami akan melambat.
Sementara itu, bermain dengan perut kosong cenderung meningkatkan risiko terkilir pergelangan kaki atau robeknya ligamen.
2. Angkat Besi
Angkat beban berat membutuhkan fokus yang luar biasa dan energi yang segera. Puasa seringkali menyebabkan sedikit penurunan konsentrasi dan kekuatan "eksplosif".
Jika fokus Anda menurun selama squat berat, teknik Anda akan menjadi hal pertama yang terganggu, yang merupakan jalan cepat menuju cedera punggung atau lutut.
3. Lari Jarak Jauh
Jika Anda berencana berlari atau bersepeda lebih dari satu jam, Anda memasuki "zona bahaya" puasa.
Tanpa kemampuan untuk menyesap elektrolit atau mengonsumsi camilan kaya karbohidrat di tengah perjalanan, Anda kemungkinan akan kehabisan tenaga.
Dalam kondisi ini, tubuh dapat mulai memecah jaringan ototnya sendiri untuk menemukan energi yang dibutuhkan agar tetap dapat beraktivitas.
Itulah beberapa rekomendasi olahraga yang cocok dilakukan saat puasa.
Kontributor : Damai Lestari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Apakah CPNS Dapat THR Lebaran 2026? Begini Aturan Resminya
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
-
Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?
-
Aturan Bayar Zakat Fitrah bagi Perantau, di Kampung Halaman atau Tempat Rantau?
-
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?