Lifestyle / Female
Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:01 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Masud dan istri Sarifah Suraidah. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Di tengah polemik mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Masud, gaya sang istri Sarifah Suraidah dikulik.
  • Sarifah Suraidah yang menjabat anggota DPR RI dan Ketua PKK Kaltim kerap bergaya nyentrik.
  • Bahkan terbaru, gaya busana dan makeupnya disebut-sebut mirip noni Belanda.

Suara.com - Permintaan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud terkait mobil dinas senilai Rp8,5 miliar mengundang polemik. Sang istri, Sarifah Suraidah ikut terseret.

Bukan tanpa sebab, di tengah efisiensi anggaran, Rudy Masud justru mengeluarkan pernyataan kontroversial klaim mobil dinas miliaran untuk menjaga marwah Kaltim.

Sorotan publik pun tertuju padanya. Tak hanya itu, gaya mencolok istrinya, Sarifah Suraidah ramai diperbincangkan. 

Apalagi keduanya sama-sama pejabat publik. Sarifah diketahui merupakan anggota DPR RI fraksi Golkar dari dapil Kalimantan Timur.

Intip 7 gaya glamor istri Gubernur Kaltim dalam berbagai kesempatan.

Aktif di Berbagai Kegiatan Resmi

Istri Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Sarifah Suraidah menuai banyak perhatian publik.

Sebagai anggota DPR RI sekaligus istri kepala daerah, Sarifah dikenal cukup aktif menghadiri beragam kegiatan. Perannya sebagai Ketua PKK Kalimantan Timur membuatnya rutin terlibat dalam agenda pembinaan dan pertemuan organisasi.

Dalam berbagai kesempatan, Sarifah sering tampil dengan riasan tegas serta aksesori seperti gelang dan cincin yang menjadi pelengkap penampilannya.

Lingkaran Sosialita

Ibu Ibu Sosialita (instagram.com/sarifahsuraidah)

Di luar aktivitas resmi, Sarifah juga kerap membagikan momen kebersamaan dengan kalangan sosialita. Mulai dari arisan hingga liburan bersama rekan-rekannya, semua kerap diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @sarifahsuraidah.

Unggahan tersebut memperlihatkan sisi kehidupan sosialnya yang cukup aktif dan terbuka di ruang publik.

Baca Juga: Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 M, Intip 5 Opsi SUV Tangguh di Bawah 1 Miliar

Ala Noni Belanda

Penampilan istri Gubernur Kaltim saat berbagi ke pedagang sayur keliling (Instagram/syarifahsuraidah)

Sarifah kembali menjadi perbincangan setelah tampil dengan busana yang dinilai tidak biasa saat menyapa pedagang keliling. Ibu dari 13 anak ini mengenakan gaun berwarna broken white dengan potongan mencolok, dipadukan dengan topi bertepi lebar.

Penampilan tersebut disebut-sebut menyerupai gaya “noni Belanda” dan videonya pun viral di media sosial.

Media Sosial sebagai Etalase Aktivitas

Dampingi Suami Selama Menjabat

Tak hanya memamerkan kehidupan pribadi, Sarifah juga memanfaatkan media sosial untuk membagikan kegiatan resminya. Mulai dari kunjungan kerja sebagai anggota DPR RI, aktivitas sosial, hingga perannya sebagai Ketua PKK Kaltim.

Ia juga kerap mendampingi sang suami dalam acara pemerintahan serta membagikan momen saat menghadiri agenda kebudayaan dan pertemuan dengan tamu-tamu penting Pemprov Kaltim.

Keturunan Timur Tengah

Berdarah Timur Tengah

Sarifah diketahui memiliki garis keturunan Timur Tengah. Nama “Sarifah” yang digunakan sebagai nama depan menandakan bahwa ia merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.

Hal ini juga terlihat dari anggota keluarganya yang menggunakan nama depan serupa, yang sesekali ditampilkan dalam unggahan kebersamaan keluarga.

Hobi Bergaya Nyentrik

Sosok istri Gubernur Kaltim, Sarifah (Instagram/syarifahsuraidah)

Dalam sejumlah unggahan, Sarifah juga terlihat mengenakan hijab model slayer yang menutup bagian atas rambut, namun masih memperlihatkan sebagian rambut serta area leher.

Selain itu, pada beberapa momen tertentu, Sarifah tampak memilih tidak mengenakan hijab dan menggantinya dengan penutup kepala lain seperti topi atau selendang sederhana.

Giat di Organisasi Sosial

Potret Rudy Mas'ud dan Syarifah Suraidah. [Ist]

Di balik penampilannya yang kerap menjadi sorotan, Sarifah dikenal memiliki kepedulian sosial yang cukup besar. Bersama suaminya, ia mendirikan sebuah yayasan bernama Harum Center Kaltim pada tahun 2021.

Organisasi ini dibentuk sebagai wadah untuk mendorong kegiatan sosial, pendidikan, serta pengembangan potensi masyarakat di Kalimantan Timur. Melalui yayasan tersebut, Sarifah secara aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari lansia, anak yatim, hingga bayi yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Load More