- Pemprov DKI meluncurkan "Jakarta Festive Wonder" menyambut Ramadan 2026, fokus pada belanja aman dan harga terkendali.
- Program ini menargetkan 80 pusat perbelanjaan menawarkan diskon hingga 70% dan mendukung UMKM lokal.
- Tujuan utamanya meningkatkan transaksi ritel lebih dari 20% serta memperkuat citra Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan program "Jakarta Festive Wonder" untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2026.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa program ini mengusung semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Belanja aman, harga terkendali, Lebaran penuh berkah," ujar Eli dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.
Pemprov menargetkan sedikitnya 80 pusat perbelanjaan yang tersebar di lima kota administrasi dan satu kabupaten akan berpartisipasi dalam agenda tahunan ini.
Warga Jakarta akan dimanjakan dengan beragam promo menarik, mulai dari diskon besar-besaran hingga 70 persen hingga pesta belanja tengah malam atau midnight sale.
Tidak hanya menyasar mal mewah, program ini juga menghadirkan konsep clearance sale untuk produk lokal dan unggulan UMKM guna menarik minat pembeli.
Masyarakat juga didorong untuk mengoptimalkan sistem pembayaran digital melalui QRIS guna mempermudah transaksi selama masa festival berlangsung.
Selain di pusat perbelanjaan, berbagai kegiatan strategis akan digelar di lokasi yang mudah diakses seperti Balaikota, kantor wali kota, 42 kecamatan, hingga stasiun MRT.
Pemerintah juga menyisipkan dimensi sosial melalui program CSR bertajuk "Belanja Sambil Berbagi" sebagai bentuk kepedulian di bulan yang penuh berkah.
Baca Juga: Ramadan dan Ujian Cinta: Menguatkan atau Malah Menggoyahkan Hubungan?
Target utama dari perhelatan ini adalah meningkatkan transaksi ritel hingga lebih dari 20 persen dan memastikan perputaran ekonomi Ramadan meningkat signifikan.
"Kunjungan mal naik dan perputaran ekonomi Ramadan meningkat signifikan," lanjut Eli.
Agenda ini diharapkan mampu memperkokoh citra Jakarta sebagai pusat belanja dan ekonomi kreatif yang kompetitif di tingkat nasional.
Rangkaian acara akan dimulai dengan kick-off pada awal Maret 2026 dan berlangsung selama sebulan penuh mengikuti periode Ramadan.
Pemprov juga akan memberikan apresiasi terhadap kreativitas pusat perbelanjaan melalui penilaian dekorasi yang dilakukan pada medio Maret.
Seluruh rangkaian semarak Jakarta Festive Wonder ini nantinya akan ditutup dengan acara penganugerahan atau awarding pada 26 Maret 2026.
Berita Terkait
-
Manis dan Legit, Ini 4 Resep Aneka Kolak untuk Takjil Berbuka Puasa di Bulan Ramadan
-
7 Sepatu Puma Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Ngabuburit di Tepi Laut: Bazaar UMKM Ramadan Fest Ciptakan Momen Penuh Kehangatan dan Berkah
-
Ramadan: Puasa Bukan Sekadar Lapar, tapi Momen Latihan Mental Menahan Diri
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
HUT ke-70, Danamon Terus Hadir Menemani Berbagai Fase Kehidupan Nasabah Lintas Generasi