Suara.com - Ketegangan Amerika Serikat dan Iran membuat banyak pihak mulai memikirkan skenario ekstrem, yaitu Perang Dunia III.
Meskipun saat ini belum ada bukti pasti perang besar seperti itu akan segera terjadi, sejumlah pemerintah dan pakar menyarankan masyarakat untuk memiliki kesiapan awal dalam menghadapi situasi darurat.
Semua diharap waspada dengan konflik berskala besar, gangguan infrastruktur, hingga potensi penggunaan senjata pemusnah massal seperti nuklir.
Menurut panduan beberapa otoritas, kesiapsiagaan terhadap ancaman semacam ini bukan semata karena perang akan terjadi, melainkan untuk memastikan keselamatan diri dan orang terdekat jika terjadi krisis besar di masa depan.
Artikel ini mengulas apa saja yang perlu dipersiapkan secara realistis dan praktis jika terjadi skenario Perang Dunia III, simak daftarnya.
1. Siapkan Tas Perlengkapan Darurat (Emergency Kit)
Langkah pertama adalah menyiapkan emergency kit yang mudah dibawa ketika terjadi keadaan darurat mendadak. Isi dasarnya sebaiknya mencakup:
- Air minum cadangan minimal untuk 3–7 hari
- Makanan tahan lama seperti makanan kalengan dan makanan siap santap
- Senter dan baterai cadangan
- Obat-obatan pribadi dan P3K
- Perlengkapan kebersihan
- Dokumen penting (KTP, paspor, buku vaksin, uang tunai)
Semua ini disiapkan dalam satu tas supaya saat evakuasi kita bisa segera membawa perlengkapan penting tanpa kebingungan.
2. Keterampilan Bertahan Hidup
Baca Juga: Israel Mulai Serang Lebanon, Trump Beri Sinyal Perang Jangka Panjang
Alat saja tidak cukup, tapu kemampuan bertahan hidup sangat penting jika sistem logistik dan bantuan darurat tidak lagi berfungsi. Keterampilan yang perlu dikuasai antara lain:
- Membuat api tanpa korek/lighter
- Mengolah air mentah agar layak minum
- Navigasi tanpa bantuan GPS
- Pertolongan pertama dasar
- Komunikasi darurat menggunakan sinyal
Kemampuan ini penting jika kita harus bertahan di luar jaringan layanan darurat.
3. Mengetahui Lokasi Perlindungan Terdekat
Identifikasi lokasi yang bisa menjadi pelindung saat konflik meningkat adalah langkah penting:
- Bunker darurat
- Gedung kuat seperti basement
- Rute evakuasi yang aman
Simpan informasi lokasi penting ini dalam peta offline di ponselmu jika koneksi internet putus secara tiba-tiba.
4. Siapkan Dana Cadangan & Aset
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Silsilah Keluarga Zara Adhisty, Kini Sah Menikah dengan Tsaqib
-
Gula Melaka dari Malaysia Jadi Rahasia Es Kopi Susu Zus Coffee, Racikan Khusus untuk Indonesia
-
Promo Alfamart Terbaru hingga 2 Juni 2026: Susu Anak, Nugget, dan Mi Instan Mulai Rp4 Ribuan
-
Festival Kecantikan di Jakarta, Ajak Perempuan Temukan Versi Cantiknya Sendiri
-
Hari Lahir Pancasila yang ke Berapa Tahun 2026? Ini Sejarah Singkatnya
-
Cushion Merek Apa yang Dijual di Indomaret? Intip Kelebihan Produk dan Harganya
-
Jalan Sunyi Arif Menjaga Harapan Pertanian: Dari Loteng Sempit hingga Panen 7 Kuintal Selada
-
Ribuan Jemaah Gagal Berangkat Umrah, Mengapa Memilih Travel yang Amanah Jadi Kunci?
-
Promo Indomaret Fresh 1-15 Juni 2026: Diskon Susu, Buah, Sayur hingga Tempe Hemat 40%
-
3 Zodiak Diprediksi Mengalami Keajaiban dan Keberuntungan Besar Mulai 1 Juni 2026