Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan baru saja menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) ketujuh di tahun 2026. OTT digelar tepat di bulan Ramadan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (3/3/2026) mengatakan, KPK mengamankan sejumlah pihak dari OTT tersebut. Salah satunya Bupati Pekalongan.
Seperti diketahui, Fadia A Rafiq merupakan mantan pedangdut Tanah Air yang beken lewat lagu Cik Cik Bum Bum.Bakat seninya mengalir dari sang ayah yakni pedangdut legendaris A Rafiq.
Memiliki nama belakang yang sama dengan Fairuz A Rafiq, banyak orang yang jadi bertanya-tanya apakah keduanya memiliki hubungan darah. Berikut profil lengkap Fadia A Rafiq, Bupati Pekalongan yang ditangkap dalam OTT oleh KPK.
Profil Fadia A Rafiq
Fadia Arafiq sendiri merupakan politikus kelahiran 23 Mei 1978. Fadia pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono.
Setelah itu Fadia mencalonkan diri sebagai Bupati Pekalongan yang berpasangan dengan Riswadi. Fadia menjadi Bupati Pekalongan dalam dua periode sampai dengan 2030.
Fadia menikah dengan pedangdut Ashraff yang semula merupakan warga negara Malaysia. Ashraff sendiri beken dengan tembang 'Sarmila' pada tahun 2000-an.
Ashraff kini telah menjadi WNI sekaligus politikus dari sebuah partai politik. Ia duduk di kursi DPR RI periode 2024-2029.
Sebelum terjun ke panggung politik, publik mengenal Fadia sebagai sosok seniman. Ia merupakan putri dari legenda dangdut tanah air, A. Rafiq.
Baca Juga: Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!
Mewarisi bakat sang ayah, Fadia sempat meramaikan industri musik Indonesia lewat lagu hit berjudul Cik Cik Bum Bum pada era 2000-an. Darah seni memang mengalir deras dalam keluarganya. Fadia merupakan kakak kandung dari artis Fairuz A Rafiq.
Kendati memiliki kesibukan masing-masing, kakak adik ini selalu meluangkan waktu untuk bertemu. Fairuz A Rafiq dan Fadia A Rafiq pun terlihat kompak di berbagai kesempatan.
Meski sukses di dunia tarik suara, Fadia memilih banting setir ke dunia pendidikan dan politik. Ia membekali diri dengan latar belakang akademik yang cukup mentereng.
Latar Belakang Pendidikan Fadia A Rafiq
Riwayat pendidikan Fadia ditempuh di Jakarta mulai dari SD Negeri Karet Tengsin 14, SMP Negeri 8 Tanah Abang, hingga SMA Negeri 58 Ciracas sebelum melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang dan lulus pada 2013.
Ia kemudian meraih gelar S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang pada 2015 serta menyelesaikan program doktoral (S3) di UNTAG Semarang, yang memperkuat citra kepemimpinannya berbasis manajemen modern.
Perjalanan Karier Fadia A Rafiq
Karier politiknya mulai menanjak saat ia terpilih sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016. Pengalaman mendampingi Amat Antono saat itu menjadi batu loncatan baginya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN