- Pemerintah menyiapkan anggaran Rp155 triliun untuk THR 2026, naik 10% dibanding tahun sebelumnya.
- Pencairan THR ASN 2026 sudah dimulai secara bertahap sejak minggu pertama 26 Februari 2026.
- Komponen THR meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, pangan, dan tunjangan kinerja bagi penerima.
Suara.com - Pemerintah resmi menaikkan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026 sebesar 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan kenaikan tersebut, banyak yang bertanya THR ASN 2026 kapan cair?
Berdasarkan laporan Suara.com, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp155 triliun untuk pembayaran THR tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan untuk ASN pusat dan daerah, anggota TNI, Polri, PPPK, hingga para pensiunan.
Kenaikan 10 persen ini disebut sebagai langkah menjaga daya beli aparatur negara sekaligus mendukung pergerakan ekonomi nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden terkait THR Aparatur Sipil Negara, Pemerintah Pusat, termasuk P3K, TNI, Polri, serta Pensiunan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar 155 triliun rupiah. Dibandingkan tahun lalu, ini meningkat. Tahun lalu 140 triliun, naik 10 persen,” terang Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (3/2/2026).
Komponen THR ASN 2026
THR yang dibayarkan kepada ASN umumnya mencakup:
- Gaji pokok
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan jabatan atau tunjangan umum
- Tunjangan pangan
- Tunjangan kinerja (tukin)
Besaran yang diterima masing-masing ASN bergantung pada golongan, jabatan, dan instansi tempat bekerja.
Airlangga merinci, THR ASN 2026 akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat, termasuk TNI dan Polri, dengan total anggaran Rp22,2 triliun.
Kemudian 4,3 juta ASN daerah dengan total Rp20,2 triliun. Serta 3,8 juta pensiunan dengan total Rp112,7 triliun.
Baca Juga: THR ASN, TNI/Polri dan Pensiunan 2026 Cair Bertahap, Anggaran Rp55 T, Ini Rincian Serta Komponennya
THR ASN 2026 Kapan Cair?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pencairan THR ASN 2026 sudah mulai dilakukan secara bertahap sejak Februari 2026.
“Nah, pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, minggu pertama,” kata Airlangga.
Artinya, sebagian ASN, TNI, Polri, dan pensiunan sudah mulai menerima dana tersebut di rekening masing-masing sejak akhir Februari atau pada awal Ramadan.
Secara umum, pemerintah memang menargetkan pencairan THR dilakukan sekitar 10 hingga 15 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026, maka jadwal tersebut masih berada dalam rentang waktu yang sesuai.
Namun demikian, pencairan bisa berbeda-beda tergantung pada kesiapan administrasi dan mekanisme di masing-masing kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
Berita Terkait
-
THR ASN, TNI/Polri dan Pensiunan 2026 Cair Bertahap, Anggaran Rp55 T, Ini Rincian Serta Komponennya
-
Tak Boleh Dicicil, Pemerintah Perkirakan THR Perusahaan Swasta Tembus Rp124 Triliun
-
Pemerintah Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen
-
THR Pensiunan 2026 Kapan Cair? Cek Perkiraan Jadwal dan Besaran Nominalnya
-
Berapa Besaran THR Pensiunan 2026? Cek Infonya di Sini!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN