Suara.com - Salat Qiyamul Lail adalah ibadah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah salat Isya, utamanya di bulan Ramadan, hingga sebelum masuk waktu Subuh.
Secara bahasa, qiyam berarti berdiri dan lail berarti malam. Jadi, Qiyamul Lail bermakna menghidupkan malam dengan ibadah, khususnya salat.
Amalan ini memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena dilakukan pada waktu yang sunyi, ketika kebanyakan manusia terlelap tidur. Berikut adalah macam-macam salat Qiyamul Lail.
1. Salat Tahajud
Salat Tahajud adalah bagian paling dikenal dari Qiyamul Lail. Secara khusus, Tahajud adalah salat malam yang dikerjakan setelah tidur terlebih dahulu, meskipun hanya sebentar. Inilah yang membedakannya dari salat malam lainnya.
Jumlah rakaat Tahajud minimal dua rakaat dan tidak ada batas maksimalnya. Rasulullah sering melaksanakannya sebanyak delapan rakaat, kemudian ditutup dengan Witir.
Waktu terbaik untuk Tahajud adalah sepertiga malam terakhir, karena pada waktu itu doa-doa lebih mudah dikabulkan dan suasana lebih khusyuk.
Keutamaan Tahajud sangat besar. Selain menjadi tanda keimanan dan ketakwaan, salat ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, serta menguatkan hati dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
2. Salat Witir
Salat Witir adalah salat sunnah penutup pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat. Witir bisa dikerjakan satu, tiga, lima, atau lebih selama jumlahnya ganjil.
Witir sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah, baik saat mukim maupun dalam perjalanan. Karena kedudukannya yang istimewa, sebagian ulama bahkan menyebutnya sebagai sunnah muakkadah (sangat ditekankan).
Baca Juga: Ramadan dan Seni Mengendalikan Ego: Puasa Jari di Medsos yang Susah Minta Ampun
Dalam pelaksanaannya, Witir bisa dilakukan dengan dua rakaat salam lalu satu rakaat, atau tiga rakaat sekaligus dengan satu salam. Doa qunut sering dibaca dalam salat Witir, khususnya pada paruh kedua bulan Ramadan, meskipun di luar Ramadan juga diperbolehkan.
3. Salat Tarawih
Salat Tarawih adalah salat malam yang khusus dikerjakan pada bulan Ramadan. Ia termasuk bagian dari Qiyamul Lail karena dilakukan setelah salat Isya hingga sebelum Subuh.
Jumlah rakaat Tarawih yang umum di masyarakat adalah 8 atau 20 rakaat, belum termasuk Witir. Perbedaan jumlah ini berasal dari perbedaan praktik di kalangan sahabat dan ulama, dan keduanya sama-sama memiliki dasar yang kuat.
Tarawih memiliki keutamaan besar karena dilakukan di bulan penuh berkah. Rasulullah menyebutkan bahwa siapa yang melaksanakan Qiyam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Tarawih menjadi momen kebersamaan umat Islam, biasanya dikerjakan secara berjamaah di masjid.
4. Salat Hajat di Malam Hari
Salat Hajat adalah salat sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki kebutuhan atau permohonan khusus kepada Allah. Meskipun dapat dikerjakan kapan saja selain waktu yang dilarang, banyak orang memilih melaksanakannya pada malam hari karena suasananya lebih tenang dan khusyuk.
Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan doa memohon hajat atau keperluan tertentu. Ketika dilakukan pada malam hari, salat ini termasuk dalam rangkaian Qiyamul Lail karena menjadi bagian dari ibadah malam.
5. Salat Taubat
Salat Taubat adalah salat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang ingin memohon ampunan atas dosa yang telah dilakukan. Sama seperti salat Hajat, salat ini dapat dilakukan kapan saja kecuali waktu yang terlarang.
Melaksanakannya pada malam hari memiliki nilai spiritual yang lebih dalam. Dalam suasana sepi dan hening, seseorang dapat lebih fokus bermuhasabah, menyesali kesalahan, serta memohon ampun dengan penuh kerendahan hati. Minimal salat Taubat dilakukan dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan istighfar dan doa.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026