- PT Pertiwi Agung (Landson) menggelar kegiatan "Dari Hati Untuk Negeri" di tujuh kota serentak.
- Kegiatan ini melibatkan 180 anak panti asuhan melalui buka puasa dan sesi kreatif.
- Fokus utama kegiatan adalah berbagi kebahagiaan serta menguatkan nilai kepedulian kemanusiaan.
Suara.com - Ramadan selalu punya cara unik untuk melembutkan hati. Di bulan yang identik dengan refleksi dan kebersamaan ini, berbagi tak selalu harus dalam bentuk besar atau mewah. Kadang, yang paling berkesan justru hadir dari hal-hal sederhana: duduk bersama saat berbuka, mendengar tawa anak-anak, atau meluangkan waktu untuk aktivitas kreatif bersama.
Semangat inilah yang terasa dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Dari Hati Untuk Negeri”, yang digelar PT Pertiwi Agung (Landson) di tujuh kota sekaligus—Yogyakarta, Bogor, Bandung, Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Bekasi.
Alih-alih sekadar seremoni, kegiatan ini dikemas hangat dan dekat dengan keseharian anak-anak panti asuhan. Sekitar 180 anak terlibat dalam momen berbuka puasa bersama, menerima bantuan kebutuhan pokok, hingga mengikuti sesi kreatif seperti painting by numbers, permainan interaktif, dan pembagian hadiah.
Lebih dari Sekadar Memberi
Ramadan memang identik dengan berbagi, tetapi maknanya jauh melampaui angka atau nominal bantuan. Yang sering terlupakan adalah rasa hadir—secara utuh.
President Director PT Pertiwi Agung (Landson), Fera Damayanti, menyebut Ramadan sebagai pengingat nilai-nilai dasar kemanusiaan.
“Ramadan selalu mengingatkan kita untuk kembali pada nilai berbagi, peduli, dan saling menguatkan. Kami ingin hadir secara sederhana, berbagi kebahagiaan, dan tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.
Kehangatan yang tercipta dalam kegiatan semacam ini sering kali meninggalkan kesan lebih mendalam dibandingkan sekadar pemberian materi. Senyum anak-anak, obrolan ringan menjelang azan magrib, hingga antusiasme mereka saat menyelesaikan lukisan kecil menjadi momen yang sulit digantikan.
“Kami berharap anak-anak merasa diperhatikan dan mendapatkan semangat baru. Senyum mereka adalah pengingat bahwa kepedulian sekecil apa pun tetap berarti,” tambah Fera.
Baca Juga: Buka Puasa Ala Hotel Bintang Lima? Coba All You Can Eat Mewah di Walking Drums Rawamangun!
Berbagi Itu Bisa Dimulai dari Hal Kecil
Apa yang dilakukan dalam kegiatan tersebut sebenarnya bisa menjadi inspirasi sederhana bagi siapa pun:
- Mengajak buka puasa bersama di lingkungan sekitar
- Memberikan paket kebutuhan pokok secara langsung
- Mengadakan aktivitas kreatif seperti menggambar atau kerajinan tangan
- Menghadirkan permainan ringan yang membangun kebersamaan
Karena bagi anak-anak, pengalaman interaksi sering kali lebih membekas dibandingkan barang yang diterima.
Meri, pengurus Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa Jakarta Selatan, merasakan langsung dampaknya.
“Anak-anak sangat menikmati kebersamaan hari ini. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Menjaga Keseimbangan di Bulan Penuh Makna
Ramadan juga menjadi momentum untuk menjaga keseimbangan—antara kesibukan pribadi dan kepedulian sosial, antara pertumbuhan dan kontribusi.
Melalui program “Dari Hati Untuk Negeri”, Landson mencoba menghadirkan nilai tersebut secara nyata. Bukan hanya soal berbagi, tetapi juga membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat sekitar.
Pada akhirnya, Ramadan selalu mengajarkan hal yang sama setiap tahunnya: kebahagiaan tumbuh saat dibagikan. Dan sering kali, yang paling sederhana justru yang paling tulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT