Lifestyle / Komunitas
Kamis, 05 Maret 2026 | 06:55 WIB
Sekarang Puasa Hari Ke Berapa (freepik)

Suara.com - Bulan Ramadan adalah bulan suci umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang dipenuhi dengan ibadah, refleksi spiritual, dan tentunya puasa wajib.

Saat memasuki Ramadan, banyak orang bertanya "sekarang puasa hari ke berapa?”. Pertanyaan ini penting untuk memastikan ibadah dilakukan sesuai dengan kalender Islam (Hijriah) dan hitungan yang benar.

Pada tahun 2026 (1447 H), Ramadan telah dimulai dan masyarakat masih menjalankan puasa sampai saat ini. Berikut informasi terbaru dan hitungan puasa untuk membantu Anda mengetahui posisi hari puasa saat ini.

Awal Ramadan 2026 di Indonesia

Berdasarkan kalender internasional dan penentuan awal puasa secara resmi, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026 di Indonesia. Itu berarti umat Muslim mulai berpuasa pada tanggal tersebut sampai akhir Ramadan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Perlu diperhatikan bahwa penetapan awal Ramadan bisa berbeda menurut metode hisab atau rukyat di beberapa organisasi Islam, namun secara umum tanggal ini digunakan sebagai acuan dalam kalender puasa.

Sekarang Puasa Hari Ke Berapa?

Hari ini adalah 5 Maret 2026 berdasarkan kalender Masehi. Jika Ramadan dimulai pada tanggal 19 Februari 2026, maka hari ini sudah memasuki Ramadan ke-17 menurut kalender Hijriah 1447 H. Artinya:

  • 1 Ramadan = 19 Februari 2026
  • 5 Maret 2026 = 17 Ramadan 1447 H

Jadi, puasa sekarang sudah di hari ke-17.

Cara Menghitung Hari Puasa

Menghitung puasa bisa dilakukan dengan cara sederhana:

  • Tentukan tanggal awal puasa (1 Ramadan).
  • Hitung selisih hari dari tanggal awal sampai hari ini.
  • Tambahkan 1 pada hitungan tersebut karena 1 Ramadan sudah termasuk.

Contoh perhitungan:

Baca Juga: Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya

  • 19 Feb: Hari ke-1
  • 20 Feb: Hari ke-2
  • 5 Mar: Hari ke-17

Metode ini berlaku umum di banyak negara yang mengikuti kalender lunisolar Islam.

Kenapa Bisa Ada Perbedaan Hitungan?

Beberapa organisasi Islam bisa menetapkan awal Ramadan berbeda karena perbedaan metode penentuan hilal (bulan sabit). Ada yang mengikuti hasil rukyat (observasi langsung bulan) dan ada pula yang memakai hisab (perhitungan astronomis).

Keragaman metode ini kadang menyebabkan puasa dimulai satu hari lebih awal atau terlambat alias ada perbedaan hitungan antara kelompok tertentu.

Walau begitu, sebagian besar kalender Islam di Indonesia menjadikan 19 Februari 2026 sebagai acuan awal puasa Ramadan 1447 H.

Dapat disimpulkan bahwa saat ini sudah puasa hari ke-17 Ramadan 1447 H (tanggal 5 Maret 2026). Perbedaan hitungan bisa terjadi karena metode hisab atau rukyat yang digunakan, tetapi umumnya berada di kisaran yang sama. Semoga informasi ini membantu Anda menetapkan ibadah puasa dengan lebiht epat dan tenang!

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More