- Astri Puji Lestari membagikan kebiasaan kecil ramah lingkungan di media sosial sebagai cara efektif mengajak kepedulian lingkungan.
- Chandra Asri Group menginisiasi kampanye Indonesia Asri, mengajak masyarakat membangun perilaku lingkungan baik dari tindakan sederhana.
- Indonesia Asri meluncurkan platform Jejak Asri sebagai ruang ketiga daring-luring untuk berbagi inspirasi aksi lingkungan kolektif.
Para Sobat Asri berasal dari beragam latar belakang dan generasi, mulai dari Gen Z hingga milenial. Mereka aktif menginisiasi berbagai kegiatan ramah lingkungan, mulai dari diskusi komunitas hingga membangun inisiatif seperti bank sampah.
“Sobat Asri ini unik karena datang dari berbagai latar belakang dan generasi. Mereka menjadi penggerak di komunitasnya, melakukan diskusi, memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk lingkungan, sampai akhirnya muncul inisiatif seperti bank sampah. Mereka yang menghubungkan warga dan memberikan edukasi, sementara kami membantu memfasilitasi,” kata Chrysanthi.
Melihat semakin banyaknya cerita dan aksi kecil yang lahir dari komunitas, Indonesia Asri kemudian menghadirkan ruang yang memungkinkan inspirasi tersebut dibagikan kepada lebih banyak orang.
Memasuki tahun ketiga perjalanannya, Indonesia Asri meluncurkan Jejak Asri, sebuah platform partisipatif yang dirancang sebagai ruang berbagi inspirasi dan aksi nyata bagi lingkungan.
Melalui platform ini, masyarakat dapat membagikan cerita, pengalaman, maupun gagasan mengenai kebiasaan ramah lingkungan yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Jejak Asri mengusung konsep third space atau ruang ketiga, yaitu ruang di luar rumah dan lingkungan formal yang memungkinkan generasi muda mengekspresikan ide, berdialog, serta membangun koneksi dengan komunitas yang memiliki kepedulian serupa terhadap lingkungan.
Platform ini juga dibangun dengan pendekatan offline-to-online (O2O), yang mengintegrasikan berbagai kegiatan komunitas di lapangan dengan ruang partisipasi digital melalui situs indonesiaasri.com.
Melalui ekosistem ini, masyarakat dapat berbagi pengalaman dalam berbagai format, mulai dari tulisan, karya visual, video, hingga bentuk kreatif lainnya.
“Sejak awal, Indonesia Asri hadir dengan keyakinan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Selama dua tahun terakhir kami melihat bagaimana aksi sederhana di tingkat komunitas dapat menciptakan dampak melalui perubahan perilaku individu,” ujar Chrysanthi.
Baca Juga: Saham BUMI Diborong Asing saat IHSG Merah Merona
Ia berharap ruang ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk berani memulai langkah kecil bagi lingkungan dan membagikan ceritanya kepada orang lain.
“Kami ingin menghadirkan ruang partisipatif yang lebih terbuka dan inklusif, di mana masyarakat bisa saling terhubung dan menginspirasi. Harapannya, cerita dan aksi kecil tersebut dapat berkembang menjadi gerakan kolektif yang lebih besar,” tutupnya.
Ke depan, Jejak Asri juga akan diperkuat melalui berbagai kegiatan lapangan dalam rangkaian Aksi Asri, seperti #AksiAsri Operasi Semut, edukasi pengelolaan sampah, hingga pengembangan komunitas.
Seluruh aktivitas ini akan terhubung dengan platform digital sehingga aksi nyata yang dilakukan di lapangan dapat terdokumentasi dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Melalui langkah ini, pesan sederhana kembali ditegaskan: menjaga bumi tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Justru kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dan dibagikan kepada orang lain dapat menjadi awal dari perubahan besar bagi lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan
-
4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!
-
5 Lip Cream Warna Coklat Oranye yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027