- Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi paling diminati investor asing pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026.
- Investor asing mencatatkan beli bersih signifikan sebanyak 157.907.400 lembar saham BUMI pada jeda siang.
- CGS International Sekuritas memproyeksikan target harga terdekat saham BUMI berada pada Rp273 hingga Rp289.
Suara.com - Saham raksasa batu bara, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), menjadi primadona bagi investor asing pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/2/2026).
Meskipun fluktuasi harga cukup dinamis, arus modal asing terpantau mengalir deras masuk ke emiten berkode BUMI ini, melanjutkan tren positif yang telah terjadi sejak hari sebelumnya.
Berdasarkan data dari platform Stockbit, BUMI menduduki posisi puncak sebagai saham yang paling banyak diborong asing (top net foreign buy) dari sisi volume pada jeda siang ini. Tercatat, investor asing membukukan beli bersih mencapai 157.907.400 saham.
Aksi akumulasi ini sejatinya merupakan kelanjutan dari perdagangan Kamis (26/2/2026), di mana asing juga mencatatkan net buy senilai Rp171 miliar. Berikut adalah detail aktivitas transaksi BUMI pada sesi I hari ini:
Volume Transaksi: 2,95 miliar saham.
Nilai Transaksi: Mencapai Rp749 miliar.
Frekuensi: Terjadi sebanyak 58,19 ribu kali transaksi.
Secara pergerakan harga, BUMI sempat menunjukkan taringnya dengan menguat 0,78% ke level tertentu pada pukul 10.50 WIB.
Namun, pada penutupan sesi I, harga terpantau mengalami koreksi tipis dan parkir di level Rp256 per saham. Memasuki pembukaan sesi II, harga BUMI bergerak fluktuatif di kisaran Rp254.
Baca Juga: Performa Gacor, Brentford Perpanjang Kontrak Keith Andrews hingga 2032
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan pandangan teknikal terkait potensi BUMI ke depan:
Target Harga Terdekat: Diproyeksikan berada pada rentang Rp273 hingga Rp289.
Area Support: Batas aman atau penyangga harga berada di kisaran Rp237 sampai Rp247.
Selain BUMI yang memimpin di posisi pertama, beberapa emiten lain juga terpantau mengoleksi net buy asing yang cukup signifikan pada sesi I perdagangan hari ini.
Saham-saham dengan net buy terbesar sesi 1 hari ini: BUMI, DEWA,KPIG,YELO, dan LPKR.
Akumulasi asing juga merambah ke sejumlah saham lain seperti ARCI, HUMI, MINA, hingga raksasa rokok HMSP dan emiten infrastruktur gas PGAS dengan volume di atas 10 juta lembar saham.
Berita Terkait
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya