- Zakat fitrah dihitung berdasarkan harga beras konsumsi (sekitar Rp37.000 sampai Rp51.000 per orang) dan dibayar menjelang Idulfitri.
- Zakat mal wajib jika penghasilan bulanan telah mencapai nisab setara Rp7,7 juta per bulan.
- Gaji Rp2 juta per bulan belum mencapai batas nisab zakat mal, namun tetap boleh dikeluarkan zakat penghasilan Rp50.000.
Suara.com - Banyak orang bertanya, gaji Rp2 juta zakat berapa? Pertanyaan ini sering muncul terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri ketika umat Muslim mulai menghitung kewajiban zakat.
Perlu diketahui, dalam Islam terdapat dua jenis zakat yang umum ditunaikan, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (termasuk zakat penghasilan). Keduanya memiliki cara perhitungan yang berbeda.
Lalu jika memiliki penghasilan Rp2 juta per bulan, apakah wajib membayar zakat dan berapa besarannya?
Zakat Fitrah Gaji Rp2 Juta Berapa?
Zakat fitrah tidak dihitung dari jumlah gaji. Zakat ini wajib dibayarkan oleh setiap Muslim yang mampu dengan besaran setara 2,5 kg hingga 2,85 kg beras per orang.
Jika dikonversikan ke uang, nilainya mengikuti harga beras yang biasa dikonsumsi masyarakat.
Sebagai gambaran, jika harga beras berkisar antara Rp13.000 hingga Rp18.000 per kilogram, maka perhitungannya sebagai berikut:
Rp13.000 × 2,85 kg = Rp37.100
Rp18.000 × 2,85 kg = Rp51.300
Artinya, zakat fitrah sekitar Rp37.000 hingga Rp51.000 per orang.
Jika dalam satu keluarga terdapat empat orang, maka zakat fitrah yang harus dibayarkan sekitar:
Baca Juga: Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini
Rp37.100 × 4 = Rp148.400
Rp51.300 × 4 = Rp205.200
Zakat fitrah ini dibayarkan sekali dalam setahun sebelum salat Idulfitri.
Apakah Gaji Rp2 Juta Wajib Zakat Mal?
Selain zakat fitrah, ada juga zakat mal atau zakat penghasilan yang biasanya dihitung sebesar 2,5 persen dari pendapatan.
Namun zakat mal hanya wajib jika penghasilan seseorang sudah mencapai nisab, yaitu batas minimal harta yang wajib dizakati.
Nisab zakat penghasilan biasanya disetarakan dengan 85 gram emas per tahun.
Jika harga emas misalnya sekitar Rp1,1 juta per gram, maka perhitungannya:
85 gram × Rp1.100.000 = Rp93.500.000 per tahun
Jika dibagi 12 bulan, nisabnya sekitar:
Berita Terkait
-
Panitia Zakat Dapat Berapa Persen? Ini Penjelasan Menurut Syariat Islam
-
Ijab Qabul Zakat Fitrah: Bacaan Lengkap Saat Menyerahkan Zakat dan Menerimanya
-
IEMF 2026 Dorong Do Good Marketing Jadi Strategi Indonesia Memimpin Ekosistem Bisnis Islam Global
-
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, Ratusan Paket Makanan Disalurkan di Muara Baru Jakarta
-
Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL