Suara.com - Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat istimewa di bulan Ramadan. Ibadah ini hanya dilaksanakan pada malam-malam Ramadan sehingga menjadi pembeda antara bulan suci ini dengan bulan lainnya.
Bagi umat Muslim, khususnya mereka yang sedang berada pada usia produktif, salat Tarawih bukan sekadar rutinitas setelah berbuka puasa, melainkan juga momentum untuk memperkuat spiritualitas, melatih kedisiplinan, serta memperdalam hubungan dengan Allah SWT.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa siapa saja yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah di malam hari selama Ramadan memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah.
Salah satu bentuk qiyam Ramadan yang paling dikenal adalah salat tarawih. Ibadah ini biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid setelah salat Isya, meskipun juga boleh dilakukan secara sendiri di rumah. Salat Tarawih menjadi sarana bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama jamaah.
Menariknya, dalam berbagai kitab keutamaan Ramadan disebutkan bahwa setiap malam salat Tarawih memiliki fadhilah atau keutamaan tersendiri.
Keutamaan-keutamaan tersebut menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk tetap istiqamah menjalankan ibadah hingga akhir Ramadan. Memasuki pertengahan hingga akhir bulan Ramadan, keutamaan yang dijanjikan semakin besar karena berkaitan dengan peningkatan derajat dan keselamatan di akhirat.
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18
Memasuki pertengahan bulan Ramadan, keuatamaan salat tarawih berkaitan dengan para nabi dan orang tua. Pada malam ke-16 Ramadan, disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat Tarawih akan dicatat sebagai orang yang selamat dari api neraka dan dijanjikan masuk surga.
Kemudian pada malam ke-17, pahala yang diberikan disebut-sebut setara dengan pahala para nabi. Hal ini tentu menjadi dorongan kuat bagi umat Muslim agar tidak melewatkan ibadah tarawih di malam-malam tersebut.
Sementara itu, salah satu keutamaan yang sangat menyentuh hati terdapat pada malam ke-18 Ramadan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat tarawih pada malam tersebut akan mendapatkan keridhaan dari Allah SWT, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi kedua orang tuanya.
Baca Juga: Beda Nuzulul Quran Dengan Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan
وفى الليلة الثامنة عشر نادى ملك ياعبد الله ان الله رضى عنك وعن والديك
“Wa fil lailatis tsaminata ‘asyarah naadaa malakun: yaa ‘abdallah, innallaha radhiya ‘anka wa ‘an walidaik.”
Artinya, pada malam yang ke-18, seorang malaikat berseru, “Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridai dirimu dan kedua orang tuamu.”
Keutamaan ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi setiap Muslim. Ridha Allah merupakan tujuan utama dalam setiap ibadah.
Ketika seseorang memperoleh keridaan dari Allah, maka ia telah mendapatkan keberkahan hidup di dunia sekaligus keselamatan di akhirat. Lebih istimewa lagi, keridaan tersebut juga meliputi kedua orang tua.
Hal ini menunjukkan betapa besar nilai bakti kepada orang tua dalam ajaran Islam. Bahkan melalui ibadah pribadi seperti salat Tarawih, pahala dan keberkahan dapat mengalir kepada orang tua. Oleh karena itu, melaksanakan Tarawih pada malam ke-18 bisa menjadi salah satu bentuk doa dan hadiah spiritual bagi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL