Memasuki malam ke-19 Ramadan, keutamaan yang disebutkan adalah diangkatnya derajat seseorang di Surga Firdaus. Surga Firdaus merupakan tingkatan surga yang paling tinggi, sehingga janji tersebut menggambarkan betapa besar pahala bagi orang yang istiqamah menjalankan ibadah Tarawih.
Tata Cara Salat Tarawih
Adapun tata cara salat Tarawih pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya. Ibadah ini diawali dengan niat di dalam hati ketika takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tidak ada perbedaan mendasar dalam gerakan maupun bacaan dibandingkan dengan salat pada umumnya.
Imam Ahmad pernah menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan salat Tarawih, seorang imam sebaiknya membaca ayat-ayat yang ringan atau tidak terlalu panjang.
Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah, terutama bagi mereka yang mungkin memiliki keterbatasan fisik atau kelelahan setelah beraktivitas seharian. Namun, panjang pendeknya bacaan biasanya menyesuaikan dengan kebiasaan imam dan kondisi jamaah di suatu daerah.
Secara umum, urutan pelaksanaan salat Tarawih dimulai dari niat, takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca salah satu surat pendek dari Al-Qur’an. Setelah itu dilakukan rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.
Setelah menyelesaikan dua rakaat, salat diakhiri dengan salam. Biasanya jamaah akan membaca istighfar dan dianjurkan pula membaca doa setelah salat Tarawih, seperti doa kamilin yang cukup populer di berbagai masjid.
Jumlah rakaat salat Tarawih sendiri memiliki beberapa praktik yang umum dilakukan. Sebagian umat Muslim melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam, sementara sebagian lainnya menjalankan 20 rakaat dengan salam setiap dua rakaat.
Perbedaan ini merupakan bagian dari khazanah praktik ibadah dalam Islam yang tetap memiliki dasar dalam tradisi umat Muslim sejak masa sahabat.
Baca Juga: Beda Nuzulul Quran Dengan Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan
Demikian itu keutamaan salat Tarawih, khususnya pada malam ke-18. Konsistensi dalam menjalankan salat Tarawih bukan hanya mendatangkan pahala yang besar, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih keridaan Allah SWT bagi diri sendiri dan orang tua.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?
-
5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek
-
Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna
-
Apakah Lip Serum Boleh Ditimpa Lipstik? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal yang Cepat Meresap