Suara.com - Memasuki pekan ketiga bulan Ramadhan, ada satu malam yang sangat istimewa dan amat dinantikan oleh umat Islam, yakni malam Lailatul Qadar. Malam istimewa itu menjadi salah satu bentuk kasih Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW, yang tak pernah diberikan kepada umat lainnya.
Tak heran bila malam ini sangat dinantikan kedatangannya oleh umat Islam. Malam kemulian itu juga disebut lebih baik dari seribu bulan. Disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr yang berbunyi:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (QS al-Qadr [97]: 1-5).
Ikhwal tentang malam Lailatul Qadar, Ibnu ‘Arabi juga mengutip penjelasan dari Imam Malik dalam al-Muwattha, beliau menyebutkan riwayat Ibnu Qasim dan yang lain:
سمعت من أثق به يقول: إن رسول الله صلى الله عليه وسلم أري أعمار الأمم قبله ، فكأنه تقاصر أعمار أمته ألا يبلغوا من العمل مثل ما بلغ غيرهم في طول العمر ، فأعطاه الله ليلة القدر ، وجعلها خيرا من ألف شهر.
Artinya: Aku mendengar seorang yang terpercaya berkata, “Sungguh, Rasulullah saw pernah diperlihatkan usia umat-umat terdahulu. (Melihat itu) Nabi pesimis bahwa usia umatnya tidak akan mampu untuk mencapai amal ibadah yang dilakukan umat-umat tersebut. Kemudian Allah SWT memberikan Nabi (dan umatnya) malam Lailatul Qadar yang lebih utama dari seribu bulan.” (Ahkamul Qur’an li Ibni ‘Arabi, juz 4, halaman 428).
Lantas kapan malam lailatul qadar? Selengkapnya, simak pernjelasan mengenai perkiraan jadwal lengkap dengan keutamaan dan amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan.
Malam Lailatul Qadar 2026
Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan. Akan tetapi, tidak seorang pun yang bisa memastikannya, karena itu rahasia Allah SWT. Umat manusia hanya bisa memprediksinya melalui pendapat para ulama terdahulu.
Dilansir dari NU Online, Ibnu Hajar Al-Asqalani (1372-1449 M), salah satu ulama hadits terkemuka yang berasal dari mazhab Syafi’I, menyatakan bahwa kemungkinan waktu tibanya malam Lailatul Qadar, ada berbagai pendapat. Masing-masing pendapat memiliki landasan argumen yang kuat.
Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari menyatakan bahwa ada 45 pendapat terkait ketetapan waktu tibanya malam Lailatul Qadar. Dari 45 pendapat yang ada, pendapat yang paling unggul (rajih) yakni pendapat yang mengatakan jika malam Lailatul Qadar terjadi di antara tanggal-tanggal ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadhan.
Di bulan Ramadhan tahun ini, 10 haro terakhir Ramadhan diperkirakan mulai tanggal 9-10 Maret 2026. Adapun untuk malam-malam ganjil yang diyakini mempunyai peluang besar Lailatul Qadar antara lain:
Baca Juga: 9 Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Al Quran, Bagaimana Cara Meraihnya?
- Malam ke-21 Ramadhan: Selasa, 10 Maret 2026
- Malam ke-23 Ramadhan: Kamis, 12 Maret 2026
- Malam ke-25 Ramadhan: Sabtu, 14 Maret 2026
- Malam ke-27 Ramadhan: Senin, 16 Maret 2026
- Malam ke-29 Ramadhan: Rabu, 18 Maret 2026.
Dari tanggal-tanggal ganjil tersebut, ada yang bilang tanggal paling potensial adalah tanggal 21 dan 23 Ramadhan. Hal ini sebagaimana pendapat Imam Syafi’i. Sementara menurut mayoritas ulama yang paling potensial adalah malam tanggal 27 Ramadhan (Fathul Bari, juz 5, hal. 569).
Pendapat yang mengatakan jika malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadhan, yakni dari hadits berikut:
وعن عائشة رضي الله عنها، قالت: كَانَ رسولُ الله - صلى الله عليه وسلم - يُجَاوِرُ في العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، ويقول: «تَحَرَّوا لَيْلَةَ القَدْرِ في العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضانَ». متفقٌ عَلَيْهِ.
Artinya: Dari Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda,” Carilah lailatul qadar itu dalam malam sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih).
Pendapat itu dikerucutkan kembali oleh hadits berikut:
وعنها رضي الله عنها: أنَّ رسولَ اللهِ - صلى
الله عليه وسلم - قَالَ: «تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ في الوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ». رواه البخاري.
Artinya: Dari Aisyah ra pula, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Carilah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan” (HR Bukhari).
Berikutnya, ada pendapat yang mengatakan malam Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-23 bulan Ramadhan. Pendapat itu didukung oleh Imam Syafi’i.
Di mana daalam satu hadits dijelaskan bahwa, salah seorang sahabat Nabi yang bernama Abdullah bin Unais bertanya perihal malam Lailatul Qadar:
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى نَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ الْمُبَارَكَةَ
Artinya: Wahai Rasulullah, kapankah kami bisa memperoleh malam penuh berkah ini?
Rasulullah pun menjawab:
الْتَمِسُوهَا هَذِهِ اللَّيْلَةَ )وَقَالَ وَذَلِكَ مَسَاءَ لَيْلَةِ ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ:
Artinya: Carilah pada malam ini (malam 23 Ramadhan).
Selanjutnya, ada pendapat lain yang mengatakan Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 bulan Ramadhan. Pernyataan ini pun menjadi pendapat mayoritas ulama. Argumennya berdasarkan pada atsar Ubay bin Ka’ab berikut:
عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ: (وَاللَّهِ إِنِّي لأَعْلَمُهَا وَأَكْثَرُ عِلْمِي هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا، هِيَ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
Artinya: Dari Ubay bin Ka’ab,” Demi Allah, sungguh aku mengetahui malam (Lailatul Qadar) tersebut. Puncak ilmuku bahwa malam tersebut adalah malam yang Rasulullah saw memerintahkan kami untuk menegakkan shalat padanya, yaitu malam ke-27" (HR. Muslim).
Kesimpulannya, tidak ada yang tahu pasti kapan malam Lailatul Qadar sebab sudah menjadi rahasia Allah SWT. Sebagai umat yang beriman, hendaknya kita mengisi malam istimewa ini dengan berbagai amalan mengingat banyak keutamaan yang ada kita dapat.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, malam Lailatul Qadar yang terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan mempunyai banyak keistimewaan bagi siapa yang bersungguh-sungguh. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam Bukhari dari Aisyah RA, dimana Rasulullah SAW bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Bersungguh – sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam – malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan.” (HR Bukhari, shahih).
Berikut keutamaan malam Lailatul Qadar:
1. Diturunkannya Al-Quran Secara Utuh
Tepat di malam Lailatul Qadar, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah (langit dunia) sebelum disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW.
Secara detail peristiwa ini ditegaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1-5 dengan menyebutkan bahwa malam itu lebih baik daripada seribu bulan. Di mana memiliki makna bahwa malam Lailatul Qadar ini penuh dengan kemuliaan, keberkahan, serta pahala yang nilainya tak terhingga.
2. Malam Turunnya Malaikat-malaikat ke Bumi
Di malam Lailatul Qadar para malaikat akan turun ke bumi. Hal ini dijelaskan langsung rwlam Surah Al-Qadr ayat 4 bahwa, para malaikat dan Ar-Ruh (Malaikat Jibril) turun atas izin Allah SWT dengan membawa kebaikan, rahmat, serta keberkahan bagi seluruh umat Muslim.
3. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Diyakini jika malam ini memiliki nilai ibadah yang lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun 4 bulan. Dengan demikian, satu amalan kecil yang diperbuat tepat pada malam Lailatul Qadar maka nilai pahalanya biss melampaui amalan yang dilakukan seumur hidup.
4. Malam Pengampunan Dosa-dosa
Bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh menghidupkan malam Lailatul Qadar atas dasar iman serta mengharapkan ridho Allah SWT, maka akan diampuni seluruh dosa-dosa masa lalunya.
Hal ini sebagaimana yang ditegaskan Rasulullah SAW:
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR al-Bukhari).
5. Malam Dicatatnya Takdir Tahunan
Malam Lailatul Qadar juga dikenal sebagai malam penetapan, sebab di waktu inilah Allah SWT akan menetapkan takdir tahunan setiap hamba-Nya terutama yang berkaitan dengan rezeki, ajal, serta keberuntungan dalam satu tahun kedepan.
Amalan Malam Lailatul Qadar
Ini dia beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan di malam Lailatul Qadar:
1. Sholat Berjamaah
Ulama besar Imam Syafi'i dalam Latha-if Al-Ma'arif pernah berkata, orang yang sholat Isya dan Subuh berjamaah termasuk dalam golongan orang-orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar. Hal ini dikuatkan dengan hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda:
مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ
Artinya: "Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala salat separuh malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala salat semalam penuh." (HR Muslim dan Tirmidzi)
2. Memperpanjang sholat Malam
Mengerjakan sholat malam atau qiyamul lail juga termasuk dalam salah satu amalan yang dianjurkan di malam Lailatul Qadar. Dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW yang diceritakan Abu Hurairah RA,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barang siapa yang bangun menegakkan salat malam di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)
3. Itikaf
Itikaf adalah ibadah yang dicirikan dengan berdiam diri di dalam masjid dan menjadi salah satu amalan malam Lailatul Qadar. Berdiam diri merujuk pada tidak keluar masjid karena sibuk melakukan amalan saat itikaf seperti ibadah wajib dan sunnah.
4. Membaca Doa Lailatul Qadar
Doaa Lailatul Qadar berisi permohonan agar mendapat keselamatan dunia dan akhirat. Umat Islam bisa membaca doa Lailatul Qadar yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Imam Nasa'i, dan Imam Ibnu Majah dalam Kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam an-Nawawi.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku."
5. Membaca Sayyidul Istigfar
Salah satu cara untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar adalah dengan memperbanyak membaca istigfar pada waktu sahur dan baiknya membaca sayyidul istigfar. Berikut adalah bacaan doa sayyidul istigfar sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Bukhari:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari)
Demikian penjelasan tentang kapan malam Lailatul Qadar? Lengkap dengan perkiraan jadwal, keutamaan dan amalannya. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Daftar Lokasi ATM Mandiri dan BNI Pecahan Rp10 Ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026
-
Mengenal Whoop Band, Alat Canggih yang Dipakai Deddy Corbuzier Pantau Kesehatan Vidi Aldiano
-
Apakah Lebaran 2026 Muhammadiyah Berbeda dengan Pemerintah? Ini Penjelasannya
-
Hari Bebas Bau Badan 2026: Momentum untuk Lebih Percaya Diri Seharian
-
11 Ucapan Sungkeman Lebaran dari Anak ke Orang Tua, Kata-Kata Tulus Penuh Doa
-
5 Rekomendasi Takjil Warna Biru yang Unik untuk Buka Puasa, Cantik dan Instagramable
-
Tunik Bini Sah Modelnya Seperti Apa? Viral Jadi Tren Baju Jelang Lebaran 2026
-
Daftar ATM Mandiri Pecahan Rp20.000 di Yogyakarta untuk THR Lebaran 2026
-
Vokasi UI Cari Mapres 2026, Bootcamp Digelar untuk Asah Inovasi dan Kepemimpinan
-
12 Rekomendasi Kue Kaleng untuk Suguhan Lebaran Anti-Zonk, Isi Full!