- RIIFO Indonesia meluncurkan kampanye Upgrade Your Pipe guna membantu pemilik rumah meningkatkan sistem perpipaan secara bertahap tanpa renovasi besar.
- Pendekatan ini mengatasi masalah instalasi pipa yang tidak terintegrasi dengan fokus pada perbaikan krusial demi menjamin kualitas air dan kenyamanan.
- Masyarakat dapat mengunjungi RIIFO Home Experience Center di Jakarta Utara untuk konsultasi, inspeksi sistem, dan edukasi terkait instalasi perpipaan terstandar.
Suara.com - Tren meningkatkan kualitas hunian kini mulai bergeser. Jika dulu renovasi besar-besaran dianggap satu-satunya cara untuk membuat rumah lebih nyaman, kini banyak orang justru mencari pendekatan yang lebih praktis: upgrade bertahap tanpa harus bongkar total.
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Selain faktor biaya, renovasi besar juga memakan waktu, tenaga, dan sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemilik rumah mulai lebih selektif—memilih melakukan peningkatan di titik-titik paling krusial yang berdampak langsung pada kenyamanan.
Menariknya, salah satu area yang kini mulai mendapat perhatian adalah sistem yang selama ini jarang terlihat: perpipaan.
Selama ini, sistem perpipaan kerap dianggap sebagai elemen “invisible” dalam hunian. Padahal, kualitas instalasi pipa sangat menentukan kenyamanan jangka panjang—mulai dari aliran air yang stabil, kualitas air, hingga potensi kebocoran yang bisa berdampak pada struktur bangunan.
Banyak rumah di Indonesia masih menggunakan sistem multi-brand yang tidak terintegrasi. Kondisi ini berisiko menimbulkan berbagai masalah, mulai dari tekanan air tidak stabil, kebocoran tersembunyi, hingga biaya perawatan yang membengkak di kemudian hari.
Melihat kebutuhan ini, RIIFO Indonesia memperkenalkan pendekatan baru lewat campaign “Upgrade Your Pipe”, yang mendorong pemilik rumah untuk mulai meningkatkan sistem perpipaan secara bertahap tanpa harus melakukan renovasi besar.
Pendekatan ini relevan dengan kondisi nyata pemilik rumah saat ini, di mana perubahan tidak selalu bisa dilakukan sekaligus. Melalui konsep ini, upgrade bisa dimulai dari titik paling dibutuhkan—misalnya instalasi AC atau distribusi air—lalu berkembang seiring waktu menjadi sistem yang lebih terintegrasi.
“Melalui ‘Upgrade Your Pipe’, kami ingin mengubah cara pandang dari sekadar memperbaiki pipa menjadi meningkatkan kualitas sistem secara bertahap. Pemilik rumah bisa mulai dari satu kebutuhan, lalu berkembang menjadi sistem yang lebih lengkap sesuai waktu dan budget mereka,” ujar Della Jofenita, Senior Marketing Manager RIIFO Indonesia.
Pendekatan bertahap ini juga menekankan bahwa upgrade bukan sekadar “memperbaiki yang rusak”, tetapi meningkatkan standar—mulai dari material yang lebih aman, sistem yang lebih tahan lama, hingga instalasi yang lebih terjamin karena dilakukan oleh teknisi tersertifikasi.
Baca Juga: Sempat Debat dengan Anang Hermansyah, Ashanty Resmi Jual Rumah Cinere Rp25 Miliar
Dalam praktiknya, sistem perpipaan mencakup banyak aspek penting di rumah, mulai dari distribusi air bersih, saluran pembuangan, hingga instalasi AC. Bahkan, di sektor HVAC residensial yang terus tumbuh, instalasi pipa AC menjadi salah satu titik kritis yang sering luput dari perhatian, padahal berisiko tinggi jika tidak terpasang dengan standar yang tepat.
Untuk membantu pemilik rumah memahami sistem ini secara lebih utuh, RIIFO juga menghadirkan RIIFO Home Experience Center di Sunter, Jakarta Utara. Di sini, pengunjung bisa melihat langsung bagaimana sistem perpipaan terintegrasi bekerja, dari tahap perencanaan hingga implementasi.
Selain itu, layanan inspeksi pipa juga disediakan untuk membantu pemilik rumah mengidentifikasi kondisi sistem mereka saat ini, sehingga upgrade bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Dengan pendekatan ini, upgrade hunian tidak lagi identik dengan renovasi besar. Justru, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa dampak besar terhadap kenyamanan dan kualitas hidup di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Kopitiam Lagi Naik Daun: Bukan Sekadar Ngopi, Ini Alasan Konsepnya Diserbu Anak Muda
-
Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi
-
5 Rekomendasi Lip Tint dan Blush On 2in1 untuk Hasil Makeup Flawless Alami dan Minimalis
-
Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
-
Hore! Sekarang Sudah Boleh Bawa Tumbler ke Bioskop Cinema XXI, Syaratnya Isinya Harus Ini
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Status Pernikahan Syekh Ahmad Al Misry Kini Ikut Disorot
-
Sandal Nike Ori Berapa Harganya? Ini 4 Rekomendasi Paling Nyaman dan Stylish
-
5 Merek Kulkas Jawara Layanan Servis Terbaik, Suku Cadangnya Melimpah Ruah
-
Kapan Idul Adha 2026? Ini Tanggal Resmi dan Prediksi Jadwal Liburnya
-
Perjalanan Kasus Syekh Ahmad Al Misry: Dulu Janji Tobat, Kini Tersangka Pelecehan Santri