Lifestyle / Komunitas
Selasa, 10 Maret 2026 | 14:34 WIB
Ilustrasi lebaran 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah [Freepik]
Baca 10 detik
  • Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, menggunakan metode hisab hakiki kontemporer.
  • Pemerintah melalui Kemenag akan menentukan Lebaran 2026 pada sidang isbat menjelang akhir Ramadan menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal.
  • Potensi perbedaan satu hari Lebaran terjadi karena Muhammadiyah berbasis perhitungan, sedangkan pemerintah mengandalkan observasi langsung hilal.

Karena perbedaan kriteria tersebut, terkadang awal Ramadan atau Idulfitri bisa jatuh pada hari yang berbeda.

Perbedaan penentuan hari raya sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Dalam beberapa tahun, Muhammadiyah dan pemerintah juga pernah merayakan Lebaran pada tanggal yang berbeda.

Meski begitu, perbedaan ini umumnya disikapi dengan saling menghormati antarumat Islam. Masyarakat biasanya mengikuti keputusan organisasi atau otoritas yang menjadi pedoman masing-masing.

Dengan demikian, meskipun ada kemungkinan Lebaran 2026 Muhammadiyah berbeda dengan pemerintah, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika penentuan kalender Islam yang sudah lama terjadi di Indonesia.

Load More