Lifestyle / Komunitas
Selasa, 10 Maret 2026 | 15:29 WIB
Ilustrasi buka puasa dengan lansia. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Ramadan menjadi momen yang tepat untuk menghadirkan kebersamaan bagi para lansia di panti wreda melalui kegiatan sosial dan interaksi hangat.
  • Aktivitas seperti hiburan ringan, berbagi cerita, hingga buka puasa bersama dapat membantu mengurangi rasa kesepian sekaligus menjaga kesehatan emosional para lanjut usia.
  • Dukungan dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat membuat para lansia tetap merasa dihargai serta menikmati suasana Ramadan dengan penuh kebahagiaan.
 
 

Suara.com - Ramadan sering dimaknai sebagai waktu untuk mempererat hubungan dengan keluarga. Namun bagi sebagian lansia yang tinggal di panti wreda, bulan suci ini juga bisa menjadi momen yang sunyi jika tidak ada interaksi sosial yang cukup.

Padahal, perhatian sederhana seperti kunjungan, kegiatan bersama, atau sekadar berbuka puasa bersama dapat memberi dampak besar bagi kesehatan mental dan emosional para lanjut usia. Aktivitas tersebut bukan hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga membuat mereka tetap merasa dihargai dan diperhatikan.

Salah satu cara sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan itu adalah dengan membuat kegiatan yang melibatkan lansia secara aktif. Mulai dari hiburan ringan, berbagi cerita, hingga aktivitas yang mendukung kesehatan sehari-hari.

Interaksi sosial menjadi salah satu hal yang penting bagi lansia. Kunjungan langsung dapat membantu mengurangi rasa kesepian sekaligus membangun hubungan yang lebih hangat.

Kegiatan seperti yang dilakukan Lemonilo dan Gaabor di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Gandaria, Jakarta Selatan, pada 27 Februari 2026 lalu menjadi contoh bagaimana kebersamaan sederhana dapat memberikan makna besar bagi para lansia.

Kunjungan tersebut menghadirkan aktivitas bersama yang melibatkan pengurus panti, tim dari kedua perusahaan, serta komunitas Lemonilo Fit Club.

Selain berkunjung, menghadirkan kegiatan yang menyenangkan juga dapat membuat suasana lebih hidup.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mengikuti berbagai aktivitas ringan yang dikemas secara santai, mulai dari hiburan hingga edukasi kesehatan sederhana. Kegiatan seperti ini membantu menjaga semangat dan memberikan pengalaman baru bagi para penghuni panti.

Donasi juga bisa menjadi bentuk kepedulian yang nyata bagi lansia di panti wreda. Bantuan yang diberikan tidak harus besar, tetapi sebaiknya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga

Dalam kegiatan ini, Lemonilo menyalurkan donasi Mi Lemonilo varian goreng yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para lansia.

Sementara itu, Gaabor memberikan sejumlah produk elektronik yang dapat dimanfaatkan di panti, seperti air fryer, alat cukur, panci listrik, dan timbangan berat badan.

“Kami senang dapat kembali berbagi bersama Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Sejalan dengan tema Ramadan ‘Bulan Baik Baiknya Lemonilo’, kolaborasi ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada para lansia. Kami berharap kehadiran dan produk yang diberikan dapat membawa manfaat serta kebahagiaan,” ungkap Nur Fauzia Yudianti, project lead kolaborasi Lemonilo dan Gaabor.

Menghadirkan Momen Emosional yang Bermakna

Ilustrasi buka puasa bersama di pantri wreda. (dok. Lemonilo)

Kegiatan bersama lansia sering kali menghadirkan momen yang menyentuh. Dalam acara tersebut, para lansia membacakan pesan dan harapan mereka di bulan Ramadan.

Suasana menjadi semakin hangat ketika kakek dan nenek yang tinggal di panti ikut bernyanyi bersama dengan para tamu yang hadir. Momen sederhana ini menghadirkan kebersamaan yang jarang mereka rasakan dalam keseharian.

Load More