Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 11 Maret 2026 | 13:26 WIB
Ilustrasi buah-buahan (Pixabay.com/Romanov)
Baca 10 detik
  • Buah-buahan direkomendasikan sebagai alternatif sahur praktis saat lelah beribadah malam, menjaga stamina puasa.
  • Kurma memberi energi instan dan bertahan lama karena kandungan serat dan gula alaminya yang tinggi.
  • Alpukat dan pisang menawarkan rasa kenyang lebih lama melalui lemak sehat atau elektrolit penting bagi tubuh.

Suara.com - Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, ritme ibadah umat Muslim biasanya semakin meningkat. Ibadah itikaf, salat malam (tahajud), dan perbanyakan zikir sering kali membuat waktu istirahat berkurang.

Dampaknya, saat waktu sahur tiba, banyak orang merasa terlalu lelah atau malas untuk menyantap hidangan berat seperti nasi dan lauk-pauk berminyak.

Namun, melewatkan sahur bukanlah pilihan bijak jika Anda ingin menjaga stamina hingga berbuka.

Sebagai solusinya, buah-buahan bisa menjadi alternatif sehat yang praktis. Sebab beberapa jenis buah memiliki kepadatan nutrisi yang mampu menghidrasi tubuh sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.

Berikut adalah 7 buah terbaik untuk sahur yang direkomendasikan para ahli nutrisi untuk menjaga energi Anda di penghujung Ramadan.

1. Kurma

Tidak lengkap membahas sahur tanpa kurma. Secara tradisi dan medis, kurma adalah primadona. Kurma kaya akan glukosa, fruktosa, dan sukrosa alami yang memberikan lonjakan energi instan.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, kurma mengandung serat tinggi yang membantu pelepasan energi secara perlahan, sehingga Anda tidak cepat lemas di siang hari.

Ilustrasi buah pisang (Freepik/KamranAydinov)

2. Pisang 

Baca Juga: 25 Link Twibbon Idulfitri Terbaru 2026/1447 H untuk Dibagikan di Medsos

Pisang adalah pilihan praktis bagi Anda yang ingin rasa kenyang instan. Pisang kaya akan kalium (potasium), elektrolit penting yang membantu menjaga fungsi otot dan mencegah kram saat beraktivitas.

Kandungan pati resisten dalam pisang, terutama yang belum terlalu matang, bertindak sebagai serat prebiotik yang menjaga kesehatan pencernaan. Ini juga memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

3. Alpukat

Jika Anda malas makan nasi, alpukat adalah pengganti lemak dan karbohidrat yang sempurna.

Berbeda dengan buah lain yang dominan gula, alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (HDL).

Mengutip Healthline, lemak sehat memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna oleh lambung, sehingga sinyal lapar ke otak akan tertunda.

Alpukat juga mengandung kalium lebih banyak daripada pisang, yang krusial untuk menjaga tekanan darah selama berpuasa.

Ilustrasi alpukat. (Pexels/ROMAN ODINTSOV)

4. Semangka

Dehidrasi adalah tantangan utama saat berpuasa, terutama jika Anda banyak beraktivitas di bawah terik matahari. Semangka terdiri dari sekitar 92% air.

Mengonsumsi semangka saat sahur membantu mengisi cadangan cairan tubuh.

Selain itu, semangka mengandung likopen, antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sangat cocok untuk menjaga imunitas di tengah jadwal ibadah yang padat.

5. Pir

Buah pir, terutama jika dimakan dengan kulitnya, merupakan salah satu sumber serat larut (pektin) terbaik.

Serat ini berubah menjadi tekstur seperti gel di dalam pencernaan, yang memperlambat proses penyerapan makanan.

Studi dari Academy of Nutrition and Dietetics menyebutkan bahwa asupan serat yang cukup saat sahur sangat efektif untuk mencegah sembelit yang sering terjadi akibat perubahan pola makan selama Ramadan.

Ilustrasi buah pir (Unsplash @linda_zaremba)

6. Pepaya

Perut sering terasa begah atau kembung setelah makan berat di waktu buka atau malam hari? Pepaya adalah solusinya saat sahur.

Kandungan enzim papain pada pepaya membantu memecah protein lebih efisien.

Dengan pencernaan yang lancar, tubuh tidak akan terbebani oleh sisa makanan yang menumpuk, sehingga Anda merasa lebih ringan dan nyaman saat menjalankan ibadah puasa seharian.

7. Berries

Jika Anda mencari kesegaran sekaligus asupan vitamin C dosis tinggi, kelompok buah beri adalah jawabannya.

Berries memiliki indeks glikemik yang rendah, artinya mereka tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.

Kandungan antioksidan antosianin di dalamnya juga membantu meningkatkan fokus mental, sangat dibutuhkan bagi Anda yang harus tetap bekerja secara profesional meski sedang berpuasa.

Mencapai garis finis Ramadan dengan tubuh yang sehat dan bugar adalah impian setiap Muslim.

Dengan mengandalkan 7 buah di atas untuk sahur, Anda tetap bisa mendapatkan energi, hidrasi, dan rasa kenyang yang cukup saat seharian berpuasa.

Load More