3. Masak Ketupat dengan Waktu yang Cukup Lama
Salah satu penyebab ketupat cepat basi adalah waktu memasak yang terlalu singkat. Ketupat idealnya dimasak selama sekitar 4-5 jam agar beras benar-benar matang sempurna.
Pastikan seluruh ketupat terendam air selama proses perebusan. Jika air mulai berkurang, tambahkan air panas agar suhu tetap stabil dan proses pemasakan tidak terganggu.
Memasak ketupat hingga benar-benar matang membantu membunuh bakteri serta membuat teksturnya lebih padat. Ketupat yang matang sempurna biasanya terasa kenyal dan tidak lembek.
4. Gunakan Air Rebusan yang Bersih
Air yang digunakan untuk merebus ketupat juga memengaruhi ketahanannya. Sebaiknya gunakan air bersih yang layak konsumsi.
Selama proses memasak, jangan sampai air rebusan berubah menjadi terlalu keruh atau kotor. Jika perlu, Anda bisa mengganti sebagian air rebusan dengan air panas baru untuk menjaga kebersihannya.
Air yang bersih membantu menjaga kualitas ketupat dan mengurangi risiko pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan makanan cepat basi.
5. Tiriskan Ketupat dengan Cara Digantung
Baca Juga: Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
Setelah ketupat matang, jangan langsung menumpuknya di dalam wadah. Ketupat sebaiknya ditiriskan dengan cara digantung agar airnya bisa menetes keluar secara maksimal.
Cara ini sangat penting karena sisa air yang terperangkap di dalam ketupat bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Dengan menggantung ketupat, udara dapat mengalir dengan baik sehingga proses pendinginan berlangsung lebih cepat.
Biasanya ketupat digantung menggunakan tali atau diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.
6. Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering
Setelah ketupat benar-benar dingin, simpan di tempat yang sejuk dan tidak lembap. Hindari menyimpan ketupat dalam wadah tertutup saat masih hangat karena uap air dapat mempercepat pembusukan.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, ketupat bisa dimasukkan ke dalam kulkas. Saat akan disajikan kembali, kamu bisa menghangatkannya dengan cara dikukus agar teksturnya kembali lembut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami
-
Kapan Bank Mulai Libur Lebaran 2026? Cek Jadwal Layanan Terbatas di Sini
-
15 Pantun Minta THR Cair, Lucu dan Menghibur untuk Hari Raya Idulfitri