- Perum Jasa Tirta II (PJT II) menjamin operasi dan pemeliharaan sumber daya air tetap optimal selama libur Idulfitri.
- PJT II meningkatkan pemantauan intensif dan kesiapsiagaan personel pada infrastruktur strategis seperti bendungan dan PLTA.
- Perusahaan fokus menjaga stabilitas pasokan air baku masyarakat agar tetap aman dan berkelanjutan selama periode libur panjang.
Suara.com - Perum Jasa Tirta II atau PJT II memastikan kegiatan operasi dan pemeliharaan sumber daya air (SDA) tetap berjalan optimal selama periode cuti bersama dan libur Idulfitri.
Selama momen lebaran, perusahaan memastikan pengelolaan SDA tetap dilaksanakan secara maksimal melalui penguatan sistem pemantauan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di lapangan agar seluruh fungsi layanan sumber daya air tetap berjalan optimal.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini dilakukan melalui pengaturan jadwal operasional serta penugasan personel di berbagai infrastruktur strategis, termasuk bendungan, saluran air, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dikelola perusahaan.
"Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode tersebut," katanya, Jumat (13/3/2026).
Selain itu, PJT II juga memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya tetap tersedia secara aman dan berkelanjutan selama masa libur Lebaran.
“Selama periode libur Idulfitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan, saluran, serta fasilitas pembangkit listrik tenaga air terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” beber dia.
Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti. Sehingga kesiapan operasional menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan sistem tetap andal.
Oleh karena itu, koordinasi internal antar divisi dan unit kerja terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga melakukan pemantauan kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan keandalan infrastruktur digital untuk memastikan pengaturan operasi air dapat dilakukan secara optimal sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air, kebutuhan layanan, serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya air," jelasnya.
Berita Terkait
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Wuling Siapkan Posko Siaga 24 Jam dan Diskon Servis Mudik Lebaran 2026
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman