Suara.com - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Aktivis tersebut mengalami luka bakar sekitar 24 persen di wajah, tangan dan dada. Andrie dikabarkan telah menjalani operasi pada bagian mata di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat kemarin.
Di media sosial, netizen berbondong-bondong mengungkapkan rasa prihatin terhadap kasus serupa. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat sekaligus memunculkan berbagai pertanyaan terkait bagaiaman pertolongan pertama jika kena air keras.
Sebagaimana diketahui, paparan air keras seperti asam sulfat (H2SO4) atau asam klorida (HCl) adalah kondisi gawat darurat yang bisa menyebabkan luka bakar kimia secara permanen hanya dalam hitungan detik. Penanganan yang tepat di menit-menit pertama sangat berpengaruh terhadap tingkat kesembuhan korban.
Oleh karena itu, kita sebaiknya memahami pertopongan pertama ketika terkena air keras baik itu yang terkena diri sendiri atau orang lain. Simak selengkapnya di bawah ini!
Pertolongan pertama saat terkena air keras
Apabila kita terkena air keras, maka pertolongan pertama yang harus dilakukan antara lain:
1. Bilas Luka dengan Air Mengalir Segera
Langkah paling utama yaitu bilas area yang terpapar oleh air keras dengan air mengalir sebanyak-banyaknya selama kurang lebih 20 hingga 60 menit. Pastikan kamu menggunakan air bersih bersuhu normal. Hindari penggunaan air yang menggenang lantaran zat korosif akan tetap akan menempel pada jaringan.
2. Lepaskan Pakaian dan Aksesoris di Tubuh
Jika memakai perhiasan, maka segera tanggalkan pakaian, sepatu, atau aksesoris yang terpapar cairan kimia. Apabila ada kain menempel pada luka, maka segera gunting bagian di sekitarnya tetapi usahalan jangan menarik paksa bagian yang telah melekat pada kulit.
Baca Juga: Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
3. Lindungi Mata
Jika mata terkena air keras, segera siram dengan air mengalir dengan hati-hati. Posisikan kepala miring ke area mata yang terkena air keras agar air bilasan tak mengalir ke mata yang sehat.
Apabila cairan mengenai area mata dalam, maka pembilasan harus dilakukan sambil kelopak mata dibuka agar air bisa membersihkan seluruh permukaan mata. Jangan menggosok atau mengucek mata.
4. Cari Pertolongan Medis
Setelah pertolongan awal, korban tetap perlu mendapatkan pertolongan medis. Sebab luka bakar kimia bisa berkembang lebih dalam hanya dalam beberapa waktu setelah kejadian.
Hal yang Dilarang (Kontraindikasi) Saat Terkena Air Keras
Berikut beberapa hal yang harus dihindari ketika terkena air keras:
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet
-
Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran