Suara.com - Salat Ied hanya dilaksanakan sekali dalam setahun, tepatnya pada Hari Raya Idulfitri tanggal 1 Syawal. Karena momen ini tidak terjadi setiap hari, sebagian orang masih sering bertanya tentang tata cara pelaksanaannya, mulai dari urutan salat, bacaan, hingga kapan khutbah disampaikan oleh khatib.
Ada pula yang bertanya apakah boleh merekam video saat khutbah Salat Ied sedang berlangsung? Memahami hal tersebut penting agar kita dapat melaksanakan Salat Ied dengan benar sesuai tuntunan.
Hukum Salat Ied dan Mendengarkan Khutbah
Sebelum membahas tentang boleh tidaknya merekam isi khutbah Salat Ied, ada baiknya bagi kita untuk mengetahui tentang hukum Salat Ied beserta khutbahnya.
Para ulama menjelaskan bahwa hukum Salat Ied sendiri adalah sunah muakkadah, begitu pula dengan khutbah yang disampaikan setelah salat.
Artinya, ibadah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abdullah bin Saib RA. Dalam hadis tersebut disebutkan:
“Barangsiapa ingin pulang, maka hendaklah ia pulang. Dan barangsiapa ingin tetap tinggal untuk mendengar khutbah, maka hendaklah ia tetap tinggal mendengarkannya.”
Ibnu Abbas berkata:
“Aku menghadiri Salat Ied bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiyallahu ‘anhum. Semuanya melaksanakan salat sebelum khutbah.” (HR. Bukhari 963, Muslim 884, dan Ahmad 1/331 dan 346)
Baca Juga: 7 Cara Sopan Menegur Orang yang Mengambil Saf atau Tempat Kita Saat Salat Ied
Berbeda dengan Salat Jumat, menghadiri khutbah pada Salat Ied tidak bersifat wajib. Nabi Muhammad SAW memberikan keringanan kepada orang yang sudah mengikuti Salat Ied untuk memilih tetap duduk mendengarkan khutbah atau meninggalkan tempat setelah salat selesai.
Bolehkah Merekam Video saat Khutbah Salat Ied Berlangsung?
Khutbah Idul Fitri biasanya berisi nasihat, pengingat, serta motivasi agar umat Islam tetap menjaga keimanan, ketakwaan, dan amal kebaikan meskipun Ramadhan telah berlalu. Tema khutbah pun beragam, mulai dari kesucian diri, saling memaafkan, hingga menjaga silaturahmi dan istiqomah dalam ibadah.
Karena isi khutbah yang cukup penting dan penuh hikmah ini, beberapa orang mungkin tertarik untuk mengabadikan momen khutbah dengan merekam video. Bolehkah demikian?
Terkait merekam video saat khutbah Salat Ied berlangsung boleh-boleh saja karena mendengarkan khutbah Ied bukan kewajiban, merekam video tidak secara otomatis membuat salat menjadi sia-sia sebagaimana pada khutbah Jumat.
Namun, tindakan ini makruh atau tidak disukai jika mengganggu kekhusyukan diri sendiri maupun orang lain, serta mengurangi esensi mendengarkan nasihat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?