- Saat Salat Idul Fitri, perlu dilakukan teguran sopan kepada jamaah yang mengambil saf tanpa emosi.
- Teguran dimulai dengan mengendalikan diri, salam, senyum, dan menyampaikan fakta tempat dengan kata "maaf".
- Jika perlu eskalasi, ajak bicara di luar saf atau libatkan petugas guna menjaga kekhusyukan dan ukhuwah.
Suara.com - Shalat Idul Fitri merupakan momen sakral yang penuh kebahagiaan. Ribuan jamaah memadati lapangan, masjid, atau mushala untuk melaksanakan shalat sunnah berjamaah.
Namun, karena padatnya jamaah, sering kali terjadi perebutan saf atau tempat salat. Ada yang datang lebih awal tapi tempatnya diambil orang lain.
Perasaan kesal pasti muncul, tapi sebagai Muslim, kita diajarkan untuk menegur dengan adab yang tinggi, bukan dengan emosi atau kata-kata kasar.
Menegur secara sopan bukan hanya menjaga hati kita sendiri, tapi juga menjaga ukhuwah Islamiyah dan keberkahan hari raya.
Berikut 7 cara sopan menegur orang yang mengambil saf atau tempat kita saat Salat Ied.
Setiap langkah ini dirangkai agar tetap ramah, sesuai sunnah, dan tidak menimbulkan konflik.
1. Tetap tenang dan kendalikan emosi terlebih dahulu
Sebelum bicara, tarik napas dalam-dalam. Ingatkan diri bahwa ini hari kemenangan, bukan hari bertengkar.
Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah.” (HR. Bukhari).
Baca Juga: 8 Etika Bersalaman dengan Orang yang Tidak Dikenal setelah Salat Ied
Dengan tenang, kita bisa berpikir jernih dan menghindari nada tinggi yang bisa membuat orang lain defensif.
2. Mulai dengan salam dan senyum
Jangan langsung menegur. Ucapkan “Assalamu’alaikum” sambil tersenyum.
Senyum adalah sedekah, dan salam membuka pintu hati.
Contoh: “Assalamu’alaikum, Pak/Bu. Maaf mengganggu sebentar.”
Kata pembuka ini langsung menciptakan suasana damai sebelum menyampaikan masalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?