Lifestyle / Komunitas
Senin, 16 Maret 2026 | 10:45 WIB
Ilustrasi Idul Fitri. (Pixabay)
Baca 10 detik
  • Pertanyaan Idulfitri tanggal 20 Maret atau 21 Maret 2026 mengemuka.
  • Masyarakat masih menunggu keputusan hari Lebaran dalam sidang Isbat.
  • Muhammadiyah lebih dulu menetapkan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026.

Suara.com - Masyarakat Indonesia menantikan kepastian Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Tak sedikit yang menunggu penetapannya melalui sidang Isbat.

Seperti diketahui, Lebaran di Indonesia sering kali berbeda karena adanya keragaman metode perhitungan dalam menetapkan awal bulan Syawal.

Untuk tahun ini, Hari Raya Idulfitri diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, artinya tinggal beberapa hari lagi.

Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Syawal melalui metode hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Bagi warga Muhammadiyah, kepastian ini memudahkan persiapan mudik dan penyelenggaraan salat Id jauh-jauh hari. Namun, sebagian orang masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait kepastian hari Lebaran melalui sidang Isbat.

Menanti Hasil Isbat: Lebaran 20 atau 21 Maret?

Pertanyaan besar yang muncul, apakah pemerintah akan menetapkan tanggal yang sama dengan Muhammadiyah? Secara astronomis, kemungkinan ada potensi perbedaan.

Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan kriteria MABIMS, yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat agar bulan baru dianggap sah.

Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Idulfitri 2026 Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Medsos

Beberapa pakar astronomi dari BRIN dan BMKG memprediksi bahwa pada petang 19 Maret 2026, posisi hilal di wilayah Indonesia mungkin masih berada di bawah kriteria tersebut, sehingga keputusan finalnya tetap menunggu sidang Isbat.

Jadwal Sidang Isbat Penetapan Idulfitri 1447 H

Mengacu pengumuman Kementerian Agama (Kemenag), sidang Isbat rencananya digelar Kamis, 19 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WIB, bertempat di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Jika dihitung per hari ini Senin, 16 Maret 2026, maka tinggal tiga hari lagi menuju sidang Isbat untuk mengetahui 1 Syawal 1447 H.

Seperti tradisi tahun sebelum-sebelumnya, sidang Isbat akan dihadiri oleh Kemenag, MUI, ormas Islam, lembaga terkait hingga pakar astronomi agar keputusan yang diambil memiliki legitimasi kuat.

Pemerintah menggabungkan dua metode dalam penetapan Idulfitri yakni: Metode hisab dan rukyat (Verifikasi faktual dengan melihat langsung hilal atau bulan sabit muda di berbagai titik pemantauan di seluruh penjuru Indonesia).

Load More