4. Fokuskan Pandangan
Saat perjalanan, arahkan pandangan ke objek yang jauh dan stabil seperti horizon. Hindari melihat benda bergerak cepat di luar jendela, membaca buku, atau bermain ponsel terlalu lama. Aktivitas tersebut memperparah ketidaksesuaian sinyal antara mata dan tubuh.
5. Ciptakan Sirkulasi Udara yang Baik
Udara segar sangat membantu meredakan mual:
- Buka jendela sesekali jika memungkinkan
- Arahkan AC ke wajah
- Gunakan aromaterapi seperti lavender atau jeruk untuk efek relaksasi
6. Gunakan Teknik Akupresur
Metode tradisional ini cukup populer untuk meredakan mual. Tekan bagian dalam pergelangan tangan (sekitar tiga jari dari lipatan) selama beberapa detik. Teknik ini dipercaya membantu menenangkan sistem pencernaan.
7. Hindari Pemicu Mabuk
Beberapa hal yang perlu dihindari sebelum dan selama perjalanan:
Baca Juga: Berapa Isi Saldo E-Toll untuk Mudik ke Sumatra? Ini Daftar Lengkap Tarif Tol Terbarunya
- Makanan pedas, berminyak, dan asam
- Aroma yang terlalu tajam, seperti parfum dan pengharum mobil berlebihan atau asap rokok
- Perut kosong atau terlalu kenyang
8. Alihkan Perhatian
Daripada bermain ponsel, cobalah aktivitas yang lebih ringan seperti:
- Mendengarkan musik
- Mengobrol santai
- Tidur sejenak
Cara ini membantu otak lebih rileks dan mengurangi fokus pada rasa mual.
9. Persiapan Sebelum Berangkat
Kondisi tubuh sangat menentukan:
- Tidur cukup sebelum perjalanan
- Pastikan tubuh dalam kondisi fit
- Gunakan bantal leher agar posisi kepala lebih stabil
Cara Mencegah Mabuk Perjalanan Sejak Awal
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana ini bisa membantu:
- Pilih posisi duduk paling stabil
- Konsumsi makanan ringan sebelum berangkat
- Hindari bau tidak sedap
- Minum air yang cukup
- Gunakan bantal leher untuk menjaga keseimbangan tubuh
Kapan Harus ke Dokter?
Sebagian besar kasus mabuk perjalanan tidak berbahaya. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika:
- Gejala sangat parah dan tidak membaik
- Muntah terus-menerus hingga berisiko dehidrasi
- Disertai demam, sakit kepala berat, atau gangguan penglihatan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Viva Whitening Cream? Ini Klaimnya
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwalnya, Lengkap dengan Niatnya
-
Produk Viva Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim
-
Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic
-
5 Arti Mimpi Bertemu Harimau, Ada Isyarat Rezeki hingga Datangnya Jodoh
-
5 Moisturizer Gel untuk Mencerahkan Wajah Kusam dan Flek Hitam, Cocok buat Kulit Berminyak
-
Kapan Puasa Asyura 2026? Ini Jadwal Berpuasa 10 Muharram dan Bacaan Niat yang Benar
-
Dari Plastik jadi Energi: Bagaimana Get Plastic Dorong Perubahan Cara Pandang tentang Sampah?
-
Sunscreen Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Cek Harga dan Testimoni dari Pengguna
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Breathable: Lari Nyaman, Tak Ada Bau Kaki Menyengat