Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:12 WIB
ilustrasi tradisi sungkem (Google Gemini)
Baca 10 detik
  • Tradisi sungkem saat Lebaran adalah ritual sakral untuk memohon ampunan dengan mencium tangan kerabat yang lebih tua.
  • Artikel menyajikan 35 contoh ucapan sungkem formal dan tulus yang dapat disesuaikan untuk orang tua, mertua, dan sanak saudara.
  • Prosedur sungkem yang benar dilakukan pagi hari setelah salat Idulfitri, dengan posisi berlutut atau jongkok sebagai penghormatan.

Ucapan Khusus untuk Orang Tua dan Mertua (11-20)

11. “Bapak/Ibu yang saya cintai, mohon maafkan segala kekurangan saya sebagai anak. Saya berjanji akan lebih berbakti mulai tahun ini.”

12. “Maaf lahir batin, Ayah/Bunda. Atas semua waktu yang saya sia-siakan, semua nasihat yang saya abaikan, dan semua air mata yang pernah Bapak/Ibu teteskan karena saya.”

13. “Saya memohon ampun atas segala perbuatan yang membuat Bapak/Ibu kecewa. Terima kasih atas segala kasih sayang yang tak pernah putus.”

14. “Dengan sungkem ini, saya mohon maafkan saya yang belum bisa menjadi anak sempurna seperti harapan Bapak/Ibu. Saya akan berusaha lebih baik.”

15. “Mohon maaf lahir batin, mertua saya yang baik hati. Saya minta ampun atas segala sikap yang kurang sopan selama ini.”

16. “Ampuni dosa saya, Bapak/Ibu mertua. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak/Ibu dengan surga yang tertinggi.”

17. “Saya tulus memohon maaf atas segala kelalaian saya yang sering membuat Bapak/Ibu khawatir tentang kehidupan rumah tangga kami.”

18. “Maafkan saya yang kadang terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa menelepon dan menanyakan kabar Bapak/Ibu.”

19. “Dalam Lebaran yang penuh berkah ini, saya sungkem meminta pengampunan lahir batin. Semoga keluarga kita selalu dalam lindungan Allah.”

Baca Juga: Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

20. “Bapak/Ibu, maafkan segala kesalahan saya. Saya berdoa agar Bapak/Ibu selalu sehat, panjang umur, dan bahagia selamanya.”

Ucapan untuk Kakek-Nenek dan Saudara yang Lebih Tua (21-30)

21. “Kakek/Nenek yang saya hormati, mohon maaf lahir batin atas segala kenakalan saya semasa kecil hingga sekarang.”

22. “Saya memohon ampun atas semua cerita yang pernah saya sembunyikan dan semua doa yang pernah saya lupakan untuk Kakek/Nenek.”

23. “Maafkan cucu/keponakan yang kadang kurang perhatian. Saya sungkem dengan penuh rasa sayang dan hormat.”

24. “Kakak/Mbak yang saya sayangi, mohon maaf atas segala pertengkaran kecil kita. Semoga persaudaraan kita semakin erat.”

25. “Saya mohon maaf lahir batin atas semua sikap saya yang kadang tidak mendengarkan nasihat kakak.”

Load More