Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:49 WIB
Ilustrasi Salat Idulfitri (freepik)

Suara.com - Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam saat merayakan Hari Raya Idulfitri

Ibadah ini dilaksanakan dua rakaat, umumnya secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, kemudian dilanjutkan dengan khutbah.

Niat salat cukup dihadirkan di dalam hati. Melafalkannya hukumnya sunnah sebagai penuntun agar hati lebih fokus saat memulai ibadah.

Sebelum membahas tentang niat salat Idulfitri, ada baiknya bagi kita untuk mengetahui kapan waktu mengerjakan salat Idulfitri terbaik dan apa saja syarat sah serta ketentuan tempat pelaksanaannya. 

Hukum dan Waktu Pengerjaan Salat Idulfitri

Hukum dasar ibadah pagi hari raya Idulfitri merupakan sunnah muakkadah bagi setiap penganut agama Islam.

Waktu pengerjaannya bermula semenjak matahari terbit menyingsing hingga masuknya batas awal ibadah Zhuhur.

  • Batas awal pelaksanaan: Bermula tepat saat terbitnya matahari sekira setinggi satu tombak.
  • Waktu paling utama: Berada pada seperempat hari pertama demi memberikan kelonggaran pembagian zakat fitrah.
  • Batas akhir pengerjaan: Berakhir seketika tepat sesaat sebelum tergelincir matahari di tengah hari.

Syarat Sah dan Ketentuan Tempat Salat Idulftri

Persyaratan sah ibadah hari raya ini sama persis dengan aturan ibadah fardhu lima waktu pada umumnya.

Baca Juga: Salat Idulfitri Berapa Rakaat? Intip Waktu Pelaksanaan, Niat, dan Tata Caranya

Pemilihan lokasi yang tepat juga terbukti sangat memengaruhi tingkat kekhusyukan segenap jamaah. Berikut persyaratannya:

  • Suci dari hadats: Wajib membersihkan kotoran melalui wudhu sebelum melangkah menuju area pelaksanaan.
  • Menutup aurat dan rapi: Mengenakan pakaian sopan, harum, serta wajib menutupi aurat sesuai standar syariat Islam.
  • Pemilihan tempat ideal: Sangat mengutamakan area tanah lapang terbuka atau masjid besar demi kemudahan menampung lautan manusia.

Niat Salat Idulfitri 

Meski berjamaah lebih utama, salat Idulfitri juga tetap sah jika dikerjakan sendiri (munfarid) di rumah, misalnya karena terlambat datang ke lokasi shalat atau memiliki uzur tertentu. Melaksanakan salat Id sendirian tetap lebih baik daripada tidak melaksanakannya sama sekali.

Berikut niat salat Idulfitri sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى

Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ.

Load More