Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:15 WIB
Cara buka blokir BRImo tanpa ke bank (Dok. BRI)

Suara.com - Aplikasi BRImo dari Bank Rakyat Indonesia menjadi salah satu layanan mobile banking yang banyak digunakan masyarakat untuk berbagai transaksi keuangan. Namun, tidak sedikit pengguna yang mengalami kendala seperti PIN terblokir karena salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali berturut-turut.

Kondisi ini tentu membuat panik, apalagi jika sedang membutuhkan akses cepat ke rekening. Kabar baiknya, Anda tidak selalu harus datang ke bank untuk membuka blokir PIN BRImo. Ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan langsung dari ponsel. Berikut panduan lengkap cara membuka blokir PIN BRImo tanpa harus ke kantor bank.

Sebelum masuk ke cara mengatasinya, penting untuk memahami penyebab PIN BRImo terblokir. Umumnya, hal ini terjadi karena pengguna salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali.

Sistem keamanan secara otomatis akan memblokir akses demi melindungi akun dari penyalahgunaan. Selain itu, PIN juga bisa terblokir jika terjadi aktivitas mencurigakan atau pengguna lupa PIN yang benar.

Cara Buka Blokir PIN BRImo Tanpa ke Bank

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuka blokir PIN BRImo secara mandiri:

1. Gunakan Fitur “Lupa PIN” di Aplikasi BRImo

Cara paling mudah adalah menggunakan fitur “Lupa PIN” yang tersedia di aplikasi BRImo.

Langkah-langkahnya:

- Buka aplikasi BRImo di ponsel Anda

Baca Juga: Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

- Pilih menu “Lupa PIN” di halaman login

- Masukkan username atau nomor rekening Anda

- Ikuti proses verifikasi data seperti tanggal lahir atau nomor kartu ATM

- Masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS

- Buat PIN baru sesuai keinginan

Setelah proses selesai, Anda bisa langsung login kembali menggunakan PIN yang baru.

2. Pastikan Nomor HP Aktif

Selama proses reset PIN, Anda akan menerima kode OTP melalui SMS. Oleh karena itu, pastikan nomor HP yang terdaftar di BRImo masih aktif dan berada di ponsel Anda. Jika nomor sudah tidak aktif, proses reset PIN tidak akan bisa dilakukan. Dalam kondisi ini, Anda mungkin perlu memperbarui data ke bank.

3. Gunakan Koneksi Internet yang Stabil

Proses reset PIN dilakukan secara online, sehingga membutuhkan koneksi internet yang stabil. Jika jaringan tidak stabil, proses verifikasi bisa gagal atau terhenti di tengah jalan.

Pastikan Anda menggunakan jaringan yang baik, baik melalui WiFi maupun data seluler.

4. Siapkan Data yang Dibutuhkan

Saat melakukan reset PIN, Anda akan diminta memasukkan beberapa data untuk verifikasi identitas. Biasanya data yang diminta meliputi:

- Nomor rekening atau username

- Nomor kartu ATM

- Tanggal lahir

Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan data yang terdaftar di sistem bank agar proses berjalan lancar.

5. Buat PIN yang Mudah Diingat

Setelah berhasil membuka blokir, Anda akan diminta membuat PIN baru. Pilihlah PIN yang mudah diingat namun tetap aman. Hindari menggunakan kombinasi yang terlalu umum seperti tanggal lahir atau angka berurutan. Dengan PIN yang mudah diingat, Anda dapat menghindari kejadian salah input yang berulang.

Kapan Harus Datang ke Bank?

Meskipun sebagian besar kasus bisa diselesaikan tanpa ke bank, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda datang ke kantor cabang, seperti:

- Nomor HP yang terdaftar sudah tidak aktif

- Lupa username BRImo

- Data verifikasi tidak sesuai

- Terjadi kendala teknis pada aplikasi

Jika mengalami kondisi tersebut, Anda bisa mengunjungi kantor cabang BRI terdekat atau menghubungi layanan customer service. Agar kejadian serupa tidak terulang, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

- Catat PIN di tempat aman (tidak di ponsel)

- Gunakan fitur biometrik jika tersedia

- Jangan terburu-buru saat memasukkan PIN

- Hindari membagikan PIN kepada orang lain

Dengan menjaga keamanan dan kehati-hatian, Anda dapat menghindari risiko pemblokiran akun.

PIN BRImo yang terblokir karena salah memasukkan sebanyak tiga kali memang bisa menghambat aktivitas transaksi. Namun, Anda tidak perlu panik karena masalah ini bisa diatasi dengan mudah tanpa harus datang ke bank.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Load More