Suara.com - Selain puasa Ramadan, ada amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan usai LEbaran, yakni puasa Syawal. Di mana, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan puasa selama enam hari di bulan Syawal. Pertanyaannya, puasa Syawal mulai kapan dan bolehkah digabung dengan puasa qadha Ramadan?
Sebelum mengetahui waktu puasa Syawal, diketahui puasa sunnah ini mempunyai keutamaan yang luar biasa besar. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian dianjurkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR. Muslim).
Mengingat keistimewaan puasa Syawal yang begitu besar, sangat penting bagi kita untuk mengetahui kapan waktu yang tepat melaksanakan ibadah sunnah satu ini.
Puasa Syawal Mulai Kapan?
Setelah merayakan Idul Fitri, maka umat Islam bisa mulai menjalankan puasa Syawal. Sebagian besar ulama menganjurkan umat Islam untuk segera memulai puasa Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri selesai. Akan tetapi, jika ingin menunda beberapa hari juga tidak masalah selama masih dalam bulan Syawal.
Banyak umat Islam yang mengerjakan puasa Syawal di hari kedua Lebaran. Menurut kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), periode pelaksanaan puasa sunnah selama hari di bulan Syawal mulai tanggal 22 Maret sampai 18 April 2026.
Meski disunnahkan berpuasa selama enam hari, namun muslim tidak harus menjalankan puasa ini secara berturut-turut. Sebab, berdasarkan syariat puasa ini bisa dilakukan secara terpisah sesuai dengan kemampuan serta kesibukan masing-masing. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan puasa diselesaikan di bulan Syawal.
Bolehkah Puasa Syawal Digabung Qadha Ramadan?
Baca Juga: Apakah Masih Boleh Puasa Jika Sudah Mendengar Suara Takbir? Ini Penjelasannya
Terkait puasa Syawal, yang menjadi pertanyaan adalah bolehkah orang yang masih mempunyaiutang puasa Ramadhan, karena udzur tertentu, seperti musafir, sakit parah, haid, hamil atau alasan lainnya mengqadha dengan puasa sunnah Syawal tersebut?
Melansir dari NU Online, dijelaskan dalam fatwa Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah Al-Azhar as-Syari, setidaknya ada tiga pro kontra terkait perkara menggabungkan puasa Syawal dengan puasa qadha antara lain:
Pertama, ulama Hanabilah mengatakan bahwa menggabungkan niat puasa selama enam hari di bulan Syawal dengan qadha Ramadhan menjadikan salah satu puasa yang dianggap sah. Kedua, pendapat ulama Malikiyah dan mayoritas ulama Syafi’iyah, bahwa puasa qadha yang digabungkan dengan puasa Syawal dianggap sah keduanya. Pendapat ketiga, dari ulama Syafiiyah dan suatu riwayat ulama Hanabilah, tidak diperbolehkan menggabungkan dua niat.
Terkait adanya perbedaan pendapat di kalangan para ulama, mantan mufti Mesir yang juga anggota Dewan Ulama Senior Syekh Ali Jum'ah, mehyatakan bahwa seorang Muslim sah-sah saja bila ingin menggabungkan niat puasa Syawal dan puasa qadha Ramadhan bahkan yang bersangkutan akan memperoleh dua pahala sekaligus.
Syekh Ali Jum'ah menganjurkan, akan lebih sempurna jika kedua puasa tersebut dilakukan secara terpisah. Karena menurutnya, pahala ganda yang diperoleh tidak bisa didapat secara penuh.
Menurut salah satu dalil, menganjurkan untuk membayar atau meng-qadha utang puasa Ramadan terlebih dahulu, baru setelahnya melakukan ibadah puasa Syawal. Hal ini seperti yang ditulis oleh Al-Khatib As-Syarbini dalam kitab Mughnil Muhtaj pada jilid pertama:
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
-
6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako