Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB
Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis (Freepik)

Suara.com - Setelah merayakan Idulfitri, umat Muslim dianjurkan untuk melanjutkan ibadah dengan menjalankan puasa sunnah Syawal selama enam hari. Di sisi lain, ada juga puasa rutin yang sering diamalkan, yaitu puasa Senin dan Kamis. Lalu bolehkah menggabungkan niat puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis?

Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa?

Secara umum, para ulama membolehkan menggabungkan niat puasa sunnah, termasuk puasa Syawal dengan puasa Senin atau Kamis. Hal ini karena keduanya sama-sama termasuk ibadah sunnah, bukan wajib.

Artinya, jika seseorang berpuasa di hari Senin atau Kamis pada bulan Syawal dengan niat sekaligus menjalankan puasa Syawal, maka puasanya tetap sah. Ia juga diharapkan mendapatkan pahala dari kedua amalan tersebut.

Namun, ada perbedaan pendapat terkait apakah pahala yang didapatkan menjadi sempurna untuk keduanya atau tidak. Sebagian ulama berpendapat bahwa pahala utama tetap didapat, sementara yang lain menyarankan untuk memisahkan niat agar memperoleh keutamaan yang lebih maksimal.

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis

Niat puasa pada dasarnya cukup dilakukan dalam hati. Namun, melafalkannya dapat membantu memperkuat niat. Berikut bacaan niat puasa Syawal yang digabung dengan puasa Senin atau Kamis:

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ وَسُنَّةِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ (أَوِ الْخَمِيسِ) لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Syawwāl wa sunnati yaumil itsnaini (au khamīs) lillāhi ta‘ālā.

Baca Juga: Bolehkah Menikahi Sepupu dari Pihak Ayah? Ini Penjelasan Hukum dalam Islam

Artinya:

“Aku berniat puasa sunnah Syawal dan puasa hari Senin (atau Kamis) karena Allah Ta’ala.”

Jika tidak ingin melafalkan secara lengkap, cukup menghadirkan niat dalam hati bahwa puasa yang dijalankan mencakup kedua amalan tersebut, dan itu sudah dianggap sah.

Keutamaan Puasa Syawal dan Senin-Kamis

Puasa Syawal memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Dalam sebuah hadis, disebutkan bahwa siapa yang berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.

Hal ini karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Dengan demikian, puasa 30 hari di bulan Ramadan ditambah 6 hari di bulan Syawal setara dengan 360 hari, atau satu tahun penuh. Karena keutamaannya yang besar, banyak umat Muslim berusaha menyegerakan puasa Syawal, meskipun pelaksanaannya tidak harus berturut-turut.

Selain puasa Syawal, puasa Senin dan Kamis juga merupakan amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Dalam ajaran Islam, kedua hari tersebut merupakan waktu diangkatnya amal manusia kepada Allah SWT.

Load More