Lifestyle / Komunitas
Minggu, 22 Maret 2026 | 14:55 WIB
ilustrasi kolestrol naik (freepik/Lifestylememory)
Baca 10 detik
  • Kolesterol tinggi merupakan kondisi tanpa gejala awal yang pasti.
  • Namun penumpukan LDL menyebabkan aterosklerosis dan risiko penyakit jantung serius.
  • Beberapa sinyal tidak langsung meliputi sakit kepala, kesemutan, nyeri dada saat beraktivitas, dan munculnya benjolan kuning di kulit.

Suara.com - Kolesterol tinggi sering dijuluki pembunuh diam-diam karena sebagian besar orang tidak merasakan gejala apa pun hingga muncul komplikasi serius.

Menurut Mayo Clinic, kolesterol tinggi tidak memiliki gejala langsung, dan satu-satunya cara memastikannya adalah melalui pemeriksaan darah.

Namun, di Indonesia banyak dokter dan situs kesehatan menyebutkan beberapa ciri tidak langsung yang bisa menjadi sinyal peringatan dini.

Kondisi ini terjadi saat kadar LDL (kolesterol jahat) menumpuk di dinding pembuluh darah, menyebabkan aterosklerosis. Jika dibiarkan, risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer meningkat drastis.

Berikut 10 ciri-ciri kolesterol naik yang sering muncul dan patut Anda waspadai. Ingat, gejala ini bisa disebabkan oleh hal lain, jadi segera periksa ke dokter jika mengalaminya.

1. Sakit kepala, terutama di bagian belakang

Penumpukan plak membuat aliran darah ke otak terganggu. Otak kekurangan oksigen, sehingga muncul sakit kepala yang terasa berat atau berdenyut di tengkuk. Banyak penderita mengira ini hanya kelelahan biasa.

2. Pegal atau kaku di tengkuk dan pundak

Rasa tidak nyaman di leher belakang sering muncul karena pembuluh darah leher menyempit. Gejala ini semakin terasa saat bangun tidur atau setelah duduk lama.

Baca Juga: Diet Unik Ini Mungkin Jadi Solusi Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol

3. Kesemutan atau kebas di tangan dan kaki

Aliran darah ke ujung saraf berkurang akibat plak kolesterol. Tangan atau kaki terasa “mati rasa”, kesemutan, atau seperti tertusuk jarum, terutama malam hari.

4. Mudah lelah dan sering mengantuk

Tubuh kekurangan oksigen karena darah mengalir kurang lancar. Anda merasa cepat capek meski hanya melakukan aktivitas ringan, dan sering menguap tanpa sebab jelas.

5. Nyeri dada (angina)

Saat plak menyumbat pembuluh darah jantung, dada terasa ditekan, sesak, atau nyeri saat berjalan cepat atau naik tangga. Nyeri biasanya hilang saat istirahat, tapi jangan abaikan!

Load More