Lifestyle / Komunitas
Minggu, 22 Maret 2026 | 14:55 WIB
ilustrasi kolestrol naik (freepik/Lifestylememory)
Baca 10 detik
  • Kolesterol tinggi merupakan kondisi tanpa gejala awal yang pasti.
  • Namun penumpukan LDL menyebabkan aterosklerosis dan risiko penyakit jantung serius.
  • Beberapa sinyal tidak langsung meliputi sakit kepala, kesemutan, nyeri dada saat beraktivitas, dan munculnya benjolan kuning di kulit.

6. Nyeri atau kram di kaki saat berjalan

Penyakit arteri perifer sering menjadi tanda kolesterol tinggi. Betis atau paha terasa pegal, kram, atau berat saat beraktivitas, lalu mereda saat berhenti (claudication).

7. Muncul benjolan kuning di kulit (xanthelasma atau xanthoma)

Benjolan kecil kekuningan muncul di kelopak mata, siku, lutut, atau punggung tangan. Ini adalah penumpukan lemak kolesterol di bawah kulit dan merupakan ciri khas pada orang dengan kolesterol sangat tinggi.

8. Gangguan pencernaan seperti kembung dan mual

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan perlemakan hati (fatty liver). Perut terasa penuh, kembung, atau mual setelah makan makanan berlemak.

9. Nyeri otot atau sendi tanpa sebab jelas

Peradangan akibat plak kolesterol membuat otot dan sendi terasa pegal, terutama di bahu, punggung, atau kaki.

10. Disfungsi ereksi pada pria

Baca Juga: Diet Unik Ini Mungkin Jadi Solusi Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol

Pembuluh darah ke organ vital menyempit, sehingga sulit mencapai atau mempertahankan ereksi. Ini sering menjadi tanda awal masalah pembuluh darah yang lebih luas.

Selain 10 ciri di atas, pada kasus familial hypercholesterolemia (keturunan), bisa muncul arcus senilis (cincin putih keabu-abuan di sekitar iris mata) meski usia masih muda.

Cara mengatasi dan mencegah

Yang paling penting: lakukan tes kolesterol rutin setiap 4–6 tahun (mulai usia 20 tahun) atau lebih sering jika ada riwayat keluarga.

  1. Ubah pola makan dengan mengurangi gorengan, daging merah, dan makanan manis.
  2. Perbanyak sayur, buah, ikan, oat, dan kacang-kacangan.
  3. Olahraga minimal 150 menit per minggu (jalan cepat, berenang, atau lari).
  4. Hindari rokok dan batasi alkohol.
  5. Jika sudah tinggi, dokter mungkin meresepkan statin atau obat lain.

Kolesterol naik tidak selalu terasa, tapi 10 ciri-ciri di atas bisa menjadi alarm dini. Jangan tunggu sampai muncul serangan jantung atau stroke. Segera periksakan diri ke dokter atau laboratorium terdekat.

Load More