- Menggabungkan niat puasa Qadha Ramadan dan Syawal hukumnya boleh dan sah.
- Niat utama harus ditujukan untuk membayar utang puasa wajib Ramadan.
- Pelaksanaan di bulan Syawal otomatis mendatangkan keutamaan pahala puasa sunah.
Nawaitu shouma ghodin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT."
Ketentuan dan Keutamaan
Bagi Anda yang ingin menjalankan amalan ini, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Pahala Ganda: Dengan melakukan qadha di bulan Syawal, seseorang mendapatkan pahala puasa wajib sebagai pengganti utang sekaligus keutamaan puasa sunnah Syawal.
- Prioritas Niat: Niat utama haruslah untuk membayar utang (qadha). Secara otomatis, karena dilakukan di bulan Syawal, keutamaan sunnahnya akan mengikuti.
- Anjuran Ulama: Ulama seperti Abu Makhramah menyarankan untuk segera membayar qadha agar tanggungan kepada Allah SWT segera lunas.
- Waktu Pelaksanaan: Puasa qadha sebaiknya dilakukan segera setelah hari raya Idul Fitri (mulai tanggal 2 Syawal). Pastikan seluruh utang puasa lunas sebelum bulan Syawal berakhir.
Keutamaan Puasa Syawal: Seperti Puasa Setahun Penuh
Pentingnya membayar utang puasa dan menjalankan puasa Syawal merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Muslim no. 1164)
Mana yang Lebih Baik?
Meskipun ada perbedaan pendapat, mayoritas ulama memperbolehkan penggabungan niat ini demi kemudahan umat. Namun, cara yang paling sempurna dan dianggap lebih aman oleh sebagian ulama adalah:
Baca Juga: Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
- Dahulukan membayar utang puasa Ramadan (qadha) sesegera mungkin.
- Jika utang sudah lunas dan waktu Syawal masih tersedia, lanjutkan dengan puasa enam hari Syawal secara mandiri.
Namun, jika waktu terasa mepet atau utang puasa cukup banyak, Anda diperbolehkan mengambil keringanan untuk berniat qadha di bulan Syawal demi mengejar keutamaan keduanya.
Berita Terkait
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan
-
Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?
-
9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026