- Kadar kolesterol jahat sering melonjak akibat menu bersantan dan berlemak Lebaran.
- Hindari sembilan makanan pantangan seperti jeroan, gorengan, hingga daging olahan sekarang.
- Terapkan pola hidup aktif minimal 30 menit sehari untuk turunkan kolesterol.
Suara.com - Perayaan Lebaran identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati.
Namun di balik kelezatannya, menu khas Lebaran ini menyimpan risiko kesehatan, salah satunya lonjakan kadar kolesterol jahat (LDL).
Perubahan pola makan yang drastis dan gaya hidup yang kurang aktif selama liburan menjadi pemicu utama.
Padahal, kadar kolesterol normal dalam darah harus berada di bawah 200 mg/dL.
Jika angka ini terlampaui, risiko penyakit mematikan seperti jantung dan stroke siap mengintai akibat penyumbatan pembuluh darah.
Lantas, makanan apa saja yang harus segera dihindari saat kolesterol mulai naik pasca Lebaran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Daftar Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi
1. Gorengan
Gorengan mengandung kalori dan lemak trans yang sangat tinggi.
Baca Juga: Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
Lemak trans tidak hanya menaikkan kolesterol jahat, tapi juga memicu obesitas dan diabetes.
Hindari juga sayuran yang digoreng seperti kol goreng, karena proses penggorengan merusak nutrisi dan menambah lemak jenuh.
2. Jeroan
Hati, paru, usus, hingga jantung memang kaya zat besi, namun sangat tinggi kolesterol dan purin.
Bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau asam urat, sebaiknya coret menu ini dari piring Anda.
3. Daging Olahan (Sosis, Burger, Nugget)
Daging olahan mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 42%.
4. Kulit Ayam
Banyak yang suka ayam bagian ini, padahal kulit ayam adalah sumber lemak jenuh. Apalagi jika diolah dengan cara digoreng, kadar kalori dan kolesterolnya akan melonjak drastis.
5. Kuning Telur
Meski kaya protein, satu butir kuning telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol.
Angka ini sudah melebihi setengah dari batas maksimal harian yang disarankan, yakni sekitar 150-300 mg.
Jika ingin makan telur, batasi maksimal satu butir per hari.
6. Udang dan Sarden
Waspada bagi pencinta seafood. Dalam 100 gram udang mentah terdapat 189 mg kolesterol.
Begitu juga dengan sarden kalengan yang mengandung sekitar 40 mg kolesterol per ons, ditambah kadar garam (natrium) tinggi yang memicu hipertensi.
7. Makanan Manis
Kue khas Lebaran seperti nastar atau kastengel biasanya menggunakan banyak mentega yang tinggi lemak jenuh.
Selain itu, kandungan gulanya meningkatkan kadar trigliserida dalam darah.
8. Makanan Cepat Saji
Makanan ini adalah paket lengkap kolesterol jahat, lemak trans, dan gula tinggi.
Fast food berpotensi menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
9. Minuman Tinggi Gula
Konsumsi gula berlebih, yakni lebih dari 50 gram atau 4 sendok makan per hari dapat memicu peningkatan LDL dan menurunkan HDL.
Ganti minuman manis dengan air putih atau jus buah tanpa gula.
Gaya Hidup yang Harus Dihindari
Selain menjaga pola makan, penderita kolesterol tinggi juga wajib menjauhi kebiasaan buruk berikut:
- Merokok: Kandungan akrolein dalam rokok mempercepat penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) dan menurunkan kolesterol baik.
- Konsumsi Alkohol: Alkohol memicu kadar trigliserida yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
- Malas Gerak (Mager): Jarang berolahraga membuat kolesterol menumpuk di darah. Disarankan untuk rutin berolahraga minimal 30 menit, 5 kali seminggu dengan jalan cepat, berenang, atau bersepeda.
Alih-alih digoreng, olahlah makanan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
Perbanyak konsumsi lemak sehat dari alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan untuk membantu menjaga kesehatan jantung Anda.
Berita Terkait
-
Perut Begah tapi Segan Tolak Suguhan Lebaran? Ini Seni Diplomasi Makan Tanpa Kekenyangan
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya
-
Serum Apa yang Bisa Mengurangi Garis Halus? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 50-an
-
Kulit Kombinasi Cocok Pakai Cushion Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Rapi dan Tak Luntur
-
Kapan Pengumuman Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih? Ini Jadwal dan Tahapan Jika Lolos
-
Apa Itu Musinnah? Syarat Hewan Kurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Anak Sekolah, Segar Seharian Anti Bau Matahari
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang