Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Maret 2026 | 14:45 WIB
opor ayam bertahan berapa lama/delishglobe.com

Suara.com - Menjadi salah satu makanan paling populer di momen besar seperti lebaran atau Idul Fitri, opor ayam dapat dipastikan ada di setiap rumah yang Anda kunjungi. Namun di samping kelezatannya, opor ayam tidak memiliki daya tahan yang panjang. Lalu kira-kira opor ayam bertahan berapa lama?

Tantangan pada daya tahan opor ayam berasal dari penggunaan santan, yang biasanya membuat makanan tidak bisa bertahan lama. Padahal momen lebaran biasanya berlangsung selama beberapa hari, dan dengan sajian andalan yang sama di setiap kebersamaannya.

Lalu jika mengacu pada kondisi ideal berapa lama makanan ini bisa bertahan? Adakah cara yang tepat menyimpannya sehingga dapat bertahan dan dikonsumsi lebih lama? Anda bisa menemukan jawabannya di bawah ini.

Opor Ayam Bertahan Berapa Lama?

Setelah dimasak, umumnya opor ayam bisa bertahan dan masih terasa sedap sekitar 2 hingga 4 jam. Jika disimpan dengan benar, yang akan dibahas kemudian, makanan lezat ini bisa bertahan hingga 2 hari.

Namun demikian jika disimpan di kulkas atau freezer, daya tahannya bisa mencapai 1 minggu. Ketika akan dikonsumsi, opor ayam tinggal dipanaskan dengan cara yang tepat, sehingga santan yang ada di dalamnya tidak pecah dan rasa bumbu yang dimiliki tetap sedap.

Meski demikian, menyantap opor ayam sangat direkomendasikan habis setelah dimasak. Dengan demikian rasa nikmat yang didapatkan bisa maksimal, dan tidak perlu repot melakukan ‘prosedur’ menyimpan makanan ini yang cukup detail, agar bisa bertahan lama dan kembali dikonsumsi.

Tips Menyimpan Opor Ayam agar Awet

Jika opor ayam yang dimasak masih ingin dinikmati lagi nanti, ada baiknya Anda mengetahui cara menyimpan masakan ini agar awet dan tetap memiliki rasa yang lezat. Caranya cukup mudah, namun Anda sebaiknya mengikuti semua poin dengan benar.

  • Pertama, gunakan wadah kedap udara, agar tidak ada kontaminasi bakteri dari udara luar dan menjaga rasa opor tetap maksimal. Pastikan tertutup rapat dan tidak ada celah udara masuk.
  • Kedua, sangat direkomendasikan menggunakan wadah berbahan kaca atau plastik food grade. Hal ini disarankan agar tidak ada reaksi kimia yang muncul. Hindari penggunaan wadah logam.
  • ketiga, dinginkan opor ayam hingga suhu ruang sebelum memasukkannya ke lemari es.
  • Keempat, simpan dalam porsi kecil untuk memastikan suhu dingin merata ke seluruh bagian opor ayam.
  • Kelima, keluarkan udara sebanyak mungkin dari wadah yang digunakan sebelum menutup rapat. Hal ini bisa dilakukan dengan memastikan setiap wadah terisi mendekati penuh.

Jika perlu, berikan label pada wadah penyimpanan agar dapat dilacak dengan pasti kapan opor ayam masuk ke dalam freezer ketika didinginkan, atau ke dalam kulkas. Hal ini bisa dilakukan ketika opor yang disimpan berjumlah banyak dan dimasak di waktu yang berbeda-beda.

Sebelum Dikonsumsi, Cairkan dengan Benar

Setelah tahu cara menyimpannya dengan benar, opor ayam bisa bertahan hingga 7 hari di dalam freezer. Ketika akan kembali dikonsumsi, cara benar untuk mencairkan dan menyiapkannya adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya

  • Pindahkan dari freezer ke bagian lain di dalam lemari es, diamkan seharian. Cara ini bisa menaikkan suhu opor yang membeku secara bertahap dan merata, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri yang mungkin terjadi.
  • Jangan mencairkannya di suhu ruang, karena berisiko terjadi peningkatan suhu tidak merata dan memicu tumbuhnya bakteri berbahaya.
  • Setelah siap, panaskan opor ayam hingga mendidih dan merata. Cara ini bisa membunuh bakteri yang mungkin tumbuh selama proses penyimpanan dan pencairan.

Itu tadi sedikit penjelasan singkat tentang opor ayam bertahan berapa lama, cara menyimpan, dan cara menyiapkannya kembali. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Load More