- Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat hemat LPG di tengah isu ketahanan energi global.
- Indonesia masih bergantung pada impor LPG, sehingga penggunaan bijak di rumah tangga sangat penting.
- Kebiasaan kecil dan faktor teknis bisa membuat gas cepat habis, sehingga perlu penggunaan lebih efisien.
Suara.com - Imbauan hemat LPG dari Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Bahlil Lahadalia tengah ramai dibicarakan publik.
Seruan ini muncul di tengah kekhawatiran terhadap kondisi energi global yang belum stabil.
Pemerintah menilai peran masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pasalnya, sebagian besar kebutuhan gas LPG di Indonesia masih bergantung pada impor dari luar negeri.
Dalam pernyataannya, Bahlil mengingatkan agar penggunaan LPG dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan, termasuk saat memasak di rumah.
Bahlil menekankan agar kompor segera dimatikan setelah masakan selesai untuk menghindari pemborosan.
"Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros," kata Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers daring pada Kamis, 26 Maret 2026.
Imbauan ini lalu viral dan memicu banyak diskusi di masyarakat, terutama soal kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Tanpa disadari, penggunaan gas yang tidak efisien bisa membuat LPG cepat habis.
Banyak rumah tangga yang mulai menyadari bahwa borosnya pemakaian gas tidak selalu disebabkan oleh frekuensi memasak. Faktor teknis hingga kebiasaan kecil juga bisa berpengaruh terhadap konsumsi LPG.
Karena itu, penting untuk mengenali penyebab gas cepat habis di rumah agar penggunaan bisa lebih hemat.
Baca Juga: Berapa Hari Pemakaian Gas Elpiji 3 Kg? Simak Caranya untuk Lebih Hemat
Dengan memahami hal ini, masyarakat tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga ikut mendukung efisiensi energi nasional.
Penyebab Gas Kompor di Rumah Cepat Habis
Imbuan yang disampaikan Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM mengingatkan pentingnya mengevaluasi penggunaan gas di rumah.
Tak sekadar karena penggunaan yang boros, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan gas kompor cepat habis. Apa saja penyebabnya? Berikut ulasannya.
1. Kualitas kompor dan burner kurang baik
Kualitas kompor, terutama burner dan regulator, sangat memengaruhi efisiensi penggunaan gas. Jika kualitasnya rendah, aliran gas tidak terkontrol dengan baik sehingga LPG jadi lebih cepat habis.
2. Terjadi kebocoran pada selang atau regulator
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap